<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-8316712997298509036</id><updated>2011-10-14T09:45:38.391-07:00</updated><category term='JJS'/><category term='nope'/><category term='cinta monyet'/><category term='the story of this blog'/><category term='software'/><category term='pura2 pinter'/><category term='on the spot'/><category term='lagi kejedot'/><title type='text'>punya rikes n_n</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://punyarikes.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8316712997298509036/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://punyarikes.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>rikes</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17972188450503775618</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_TtAWyr338jI/Scqj3WjlPDI/AAAAAAAAADg/v1PYrTGczvQ/S220/Picture+047.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>16</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8316712997298509036.post-2038248258910111222</id><published>2011-03-06T11:14:00.000-08:00</published><updated>2011-03-06T11:49:18.429-08:00</updated><title type='text'>aku dan ((diriku)=kamu), sebuah personality disorder</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;kira2 apa yang kau lakukan seandainya suatu pagi kau bangun dari tidurmu dan menyadari jika ternyata dia bukanlah orang yang tepat?&lt;br /&gt;tiba2 dalam sepersekian detik terbersit didalam kepalamu kalimat, "sepertinya aku tidak ingin menghabiskan sisa hidupku dengannya".&lt;br /&gt;siapa yang salah? bukan... tapi apa yang salah? aku tidak menginginkan ini terjadi, 5 menit yang lalu pikiran ini sama sekali tidak terlintas dibenakku, sehari yang lalu aku begitu yakin dia adalah orang yang tepat, dan seminggu terakhir ini rasanya tidak ada benturan yang berarti mengenai kepalaku!&lt;br /&gt;moralku kah yang rusak?&lt;br /&gt;intelektualku kah yang bobrok?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;apakah jurang perbedaan kita yang terlalu lebar? atau omongan2 miring keluarganya yang memuakan itu?&lt;br /&gt;ah, kenapa kau mempermasalahkan hal itu sekarang? bukankah menurutmu cinta adalah kata lain dari menyatukan 2 hal yang sama sekali berbeda? baru 2 minggu lalu kau memberinya saran untuk menganggap angin lalu setiap perkataan tante nya yang menyebalkan itu, ataupun om nya, atau nenek nya, bahkan mama nya. jadi semua itu adalah kebohongan maksudmu? jangan bilang kau hanya bercanda waktu mengatakan semuanya itu!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;bercanda...&lt;br /&gt;sigh..., seandainya hidup ini hanyalah sebuah lawakan yang bisa ditertawakan diakhir acara, anda puas, kamipun lemas! aku tidak akan sepusing ini memikirkannya. sekarang pertunjukan ini hanya akan ditutup dengan sebuah tangisan, tapi ini semua demi kebaikannya juga!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;cih, kebaikannya katamu? berani sekali kau memakai kalimat itu sekarang! benar untuk kebaikannya? bukan untuk ego mu yang tidak mau terikat dengan pernikahan? atau ketakutanmu untuk berkomitmen dengan seseorang? dasar PENGECUT! apa yang bisa kau banggakan dari kehidupanmu yang seperti ini? kebebasan? kebebasan seperti apa yang kau maksud jika itu hasil renggutan dari kebebasan orang lain? harusnya dia juga bisa merasakan apa itu kebebasan, tapi ternyata tidak! terimakasih ya, kau yang paling berhak mendapatkan ucapan itu lebih dari siapapun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;lalu apa yang harus aku lakukan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;berjalanlah lurus ke suatu gedung, maksudku berjalanlah ke atas, raihlah lantai tertinggi, kalau bisa yang tertinggi di kotamu, pemandangannya akan jauh lebih mengasyikkan, ingat jangan sampai tertangkap satpam! kemudian jika sudah sampai, pikirkanlah cara bagaimana untuk kembali ke lantai paling bawah dalam waktu kurang dari 10 detik! sekarang, realisasikan ide mu!&lt;br /&gt;voila, semua masalah beres! cerdaskan aku...???&lt;br /&gt;n_______n&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;haaizh..., sudah ku bilang aku tidak akan melakukan hal itu kecuali jika foto hasil rekayasa telepon apple si yudis itu jadi kenyataan! jangan pernah meracuniku dengan ide itu lagi, kuperingatkan kau!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;oh, jadi kau yang berhak mengancam sekarang? kau yang paling benar menurutmu? persetan dengan perasaanmu saat ini! persetan dengan semua yang kau pikirkan! kau hanya seorang pengecut yang tidak pernah memikirkan perasaan orang lain selain perasaanmu sendiri, kau hanya seorang bedebah tengik dengan prinsip kebebasan tai kucingmu yang hanya merupakan kamuflase dari keegoisan tingkat tinggimu itu!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;keegoisan tingkat tinggi?&lt;br /&gt;bahasa apa itu? dari struktur nya saja sudah salah, mungkin harus kucari referensi dari kamus oxford di perpustakaan kampus.&lt;br /&gt;sebenarnya aku hanya ingin....&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8316712997298509036-2038248258910111222?l=punyarikes.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://punyarikes.blogspot.com/feeds/2038248258910111222/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://punyarikes.blogspot.com/2011/03/aku-dan-dirikukamu-sebuah-personality.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8316712997298509036/posts/default/2038248258910111222'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8316712997298509036/posts/default/2038248258910111222'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://punyarikes.blogspot.com/2011/03/aku-dan-dirikukamu-sebuah-personality.html' title='aku dan ((diriku)=kamu), sebuah personality disorder'/><author><name>rikes</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17972188450503775618</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_TtAWyr338jI/Scqj3WjlPDI/AAAAAAAAADg/v1PYrTGczvQ/S220/Picture+047.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8316712997298509036.post-5816283025809135035</id><published>2010-11-03T10:59:00.000-07:00</published><updated>2011-10-14T09:45:38.438-07:00</updated><title type='text'>Bali Trip part 1</title><content type='html'>&lt;span class="Apple-style-span" &gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_TtAWyr338jI/TNGlaTwkDQI/AAAAAAAAAIs/ymcdajMa5Vg/s1600/gang-poppies.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img style="display: block; margin: 0px auto 10px; text-align: center; cursor: pointer; width: 231px; height: 145px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_TtAWyr338jI/TNGlaTwkDQI/AAAAAAAAAIs/ymcdajMa5Vg/s400/gang-poppies.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5535387288414194946" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" &gt;&lt;span style="font-weight: bold; "&gt;Bali = paradise&lt;/span&gt;,&lt;br /&gt;&lt;span&gt;begitu kira2 kata orang yang pernah berkunjung ke sana. Alam yang indah, pantai yang bagus, kebudayaan yang unik, orang2nya yang ramah...&lt;br /&gt;tapi mungkin perlu dilihat siapa “orang” yang mengatakannya. Kalo mau dibilang alamnya yang indah dan pantainya yang bagus, silahkan googling sebut saja wakatobi, raja ampat, atau bunaken yang telah menjadi world heritage, jauh2 lebih bagus dari pada pantai yang ada di bali entah itu kuta, sanur ataupun dreamland, kebudayaan yang unik okelah, tapi kalo orang2nya yang ramah, nanti dulu... ramah pada siapa?&lt;br /&gt;Mungkin jika anda turis bule anda akan merasakan keramahan yang amat sangat dari penduduk lokal, tapi jika tampang anda lokal namun bahasa anda sangat EYD atau EYDj *ejaan yang dijawakan*, mungkin kata ramah itu akan melenceng sedikit menjadi kebencian dengan sedikit rasis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang tidak dapat dikatakan orang bali secara keseluruhan seperti itu, tapi tetap saja setidaknya itu yang saya dan ke-5 teman saya rasakan ketika jalan2 ke bali bulan oktober kemarin.&lt;br /&gt;Bagaimana tidak, silahkan mencoba berkunjung ke penjaja kaki lima di sekitar kuta dan tunggulah beberapa saat sampai ada turis bule yang datang, saya jamin anda akan melihat wajah bete si penjual akan berubah menjadi senyuman kebahagian dan penuh keramahan, namun senyuman itu bukan untuk anda, tapi untuk bule yang baru datang.Lalu lakukan apapun yang anda inginkan, entah itu tetap melihat-lihat, ngobrol dengan teman  ataupun ngeloyor pergi, selama bukan mengambil dagangannya, si penjual tidak akan perduli dengan apa yang anda kerjakan di situ.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atau silahkan cari penginapan murah di sekitar popies 1, popies 2. Penginapan popies sangat murah jika dibandingkan dengan daerah lainnya di sekitaran pantai kuta. Waktu saya datang kemarin penginapannya berkisar antara 90rb – 180rb untuk kamar tidak ber-AC, dan 200 – 350rb untuk yang ber-AC, padahal 1-2 tahun yang lalu harganya bisa sampai 50rb untuk kamar tidak ber-AC yang sudah lumayan.&lt;br /&gt;Murah memang, tapi pelayanannya juga banyak yang murahan.&lt;br /&gt;Segera setelah memarkir mobil di pantai kuta, saya dan teman2 segera berjalan ke daerah popies untuk mencari tempat menginap, diluar dugaan kami yang berpikir bali akan agak sepi karena bukan hari libur, ternyata hotel2 banyak yang penuh. Sepertinya bule2 ini tidak mengenal hari libur di indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masuklah kami dari satu hotel ke hotel lainnya, hotel pertama yang kami masuki bertarif 90rb/malam, si penjaga dengan muka jutek melayani kami seadanya, dan semakin seadanya ketika kami mulai menawar. Hidungnya yang kembang kempis seperti sedang mengisyaratkan kami, take it or leave it. Karena masih merasa kemahalan, kami pun berusaha mencari hotel lainnya yang lebih murah. Siapa sangka kalau ternyata itu adalah tarif hotel termurah yang bisa kami dapatkan saat itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di sini lah berengseknya orang2 bali penjaga hotel itu. Karena merasa paling murah di situ, dan rasanya sudah tidak ada tenaga lagi untuk mencari yang lain, kami pun dengan sisa2 tenaga yang ada kembali ke hotel pertama untuk check in. Dasar keparat, orang2 itu ogah memberikan kamarnya kepada kami dengan alasan sudah penuh. Padahal belum ada setengah jam waktu pertama kali kami datang.&lt;br /&gt;Tai kucing kecoa ngesot! Baru jadi penjaga hotel aja belagunya minta ampun!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang lebih bodoh lagi ada satu hotel yang kami tanya, harga sudah deal 200rb/mlm *kalau tidak salah* fasilitas AC, air panas, kolam renang, TV, 1 kamar 3 orang, sudah bilang kami menginap sampai tanggal berapa, bahkan kami berembuk di depan si penjaga hotel sampai ada kata sepakat kalo lebih baik kita menginap di situ saja. Waktu bilang ke penjaganya, “ok, kita ambil 2 kamar”, si penjaganya malah bengong, lama berpikir baru kata2 keluar dari mulutnya, “hotelnya sedang renovasi”, “lah, jadi ada gak nih kamarnya???”, “erm..., masih belum kelar renovasinya”. Jah..... bego bener dah ni orang, kalo kamarnya gak ada, ngapain juga dia jelasin panjang x lebar x tinggi????&lt;br /&gt;sekolah di mana sih ente?!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya kami dapat hotel juga, masih di jalan popies. Tarifnya 120rb/malam dapat sarapan. Tawar menawar sebentar, akhirnya deal 100rb/mlm karena kita ambil 3 kamar. Kamarnya busuk, di lantai 3, naik tangga pula. Tapi masih lebih baik dari pada hotel yang saya tinggali waktu bulan juni kemarin saya datang ke bali. Harganya memang hanya 75rb/malam, tapi kamarnya benar3x... busuk sekali. Airnya bau tai, benar2 bau TAI! Hari ke-2 ketika mau mandi pagi, airnya malah tidak keluar sama sekali, kurang ajar betul, padahal sudah terlambat untuk seminar di hard rock. Saya pun pindah ke hotel seharga 150rb waktu itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Antara jam 7 – 11 adalah waktunya sarapan, lumayan juga untuk hotel seharga 100rb ada breakfast nya. Pilihannya, banana/pinapple pancake, banana/pinapple toast, sama apa tuh lupa namanya. Yang pasti cuma 2 pilihan, banana or pinapple, gak ada buah lain yah? Pelayanan breakfastnya? Minta ampun kayak sampah dah. Orang2nya bener2 ngajak berantem, ngomong gak sopan, piring dan gelas kotor, aih... emosi rasanya. Suatu pagi si nino minta telur rebus satu, si pelayan dengan nada gak yakin bilang kalo itu telur bayar, 5000 perak! Sial, dia pikir kita gak mampu bayar apa? Sini muke lu gw beli!&lt;br /&gt;Lain lagi waktu ada 2 cewek bule datang buat sarapan, si pelayan, yang juga merangkap tukang sapu itu, segera setelah mengantarkan pesanan si bule, langsung duduk manis di dekat mereka dan mulai ngajak bule2 ini ngobrol, dengan bahasa inggrisnya yang patah2 belepotan kayak sampah itu, dia memulai ceritanya mulai dari tempat tinggalnya di bali sampai curhat masalah dia ditinggalin sama cewe nya yang orang swedia. Cih..., nyadar dong nyadar!!! muka udah kayak tukang becak, kerja cuman nyapu ngepel sama jadi pecun nya bule2 aja belagu bener! Hidup tiap hari cuman dipake buat ngelucu aja, ntar juga kalo tua cuman bisa bediri di pinggir jalan sambil teriak “mushroom... mushroom...”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*buat catatan, ini orang adalah orang yang paling jengkelin, belagu, senga or apalah you name it, sama kita waktu di hotel dari awal check in sampe check out! Makanya agak sedikit emosi waktu cerita. Hehehehe...*&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gak semua orang di bali kayak gitu, mungkin juga yang songong itu bukan orang bali asli, tapi cuma pendatang. Ya gak tau juga. WTF lah, buat yang ngerasa aja...&lt;br /&gt;n_______n&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8316712997298509036-5816283025809135035?l=punyarikes.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://punyarikes.blogspot.com/feeds/5816283025809135035/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://punyarikes.blogspot.com/2010/11/bali-trip-part-1.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8316712997298509036/posts/default/5816283025809135035'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8316712997298509036/posts/default/5816283025809135035'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://punyarikes.blogspot.com/2010/11/bali-trip-part-1.html' title='Bali Trip part 1'/><author><name>rikes</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17972188450503775618</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_TtAWyr338jI/Scqj3WjlPDI/AAAAAAAAADg/v1PYrTGczvQ/S220/Picture+047.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_TtAWyr338jI/TNGlaTwkDQI/AAAAAAAAAIs/ymcdajMa5Vg/s72-c/gang-poppies.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8316712997298509036.post-912204683907743146</id><published>2010-01-28T00:08:00.000-08:00</published><updated>2010-01-28T00:15:40.920-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='nope'/><title type='text'>pengen nulis lagi...</title><content type='html'>hasrat untuk nulis sebenernya udah sering banget muncul akhir2 ini. walaupun gw bukan orang yang pinter nulis or pinter untuk membuat orang ngerti apa yang sebenernya pengen gw omongin, atau setidaknya bisa buat orang betah baca tulisan gw, tapi sama sekali gak mengurangi kecintaan gw buat nulis.&lt;br /&gt;cuman seringnya setiap kali inpirasi itu datang, 24 jam sehari tiba2 menjadi gak cukup untuk gw menyisihkan sedikit waktu aja buat nulis. dan beberapa saat kemudian inspirasi itu pun hilang.&lt;br /&gt;satu2nya inpirasi yang ada di otak gw sekarang ya cuman keinginan untuk nulis, that's it.&lt;br /&gt;semoga abis ini bakalan bisa nyempetin buat nulis2 lagi.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8316712997298509036-912204683907743146?l=punyarikes.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://punyarikes.blogspot.com/feeds/912204683907743146/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://punyarikes.blogspot.com/2010/01/pengen-nulis-lagi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8316712997298509036/posts/default/912204683907743146'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8316712997298509036/posts/default/912204683907743146'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://punyarikes.blogspot.com/2010/01/pengen-nulis-lagi.html' title='pengen nulis lagi...'/><author><name>rikes</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17972188450503775618</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_TtAWyr338jI/Scqj3WjlPDI/AAAAAAAAADg/v1PYrTGczvQ/S220/Picture+047.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8316712997298509036.post-1217507372589867959</id><published>2009-12-08T01:17:00.000-08:00</published><updated>2009-12-08T03:27:35.516-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='JJS'/><title type='text'>SHiT *Surabaya Heritage [ai] Track*</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_TtAWyr338jI/Sx4kWekKkaI/AAAAAAAAAEs/p_zeUFIHNaE/s1600-h/DSCN7911.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_TtAWyr338jI/Sx4kWekKkaI/AAAAAAAAAEs/p_zeUFIHNaE/s320/DSCN7911.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5412803770726388130" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;“…lagian susah banget ngajakin anak2 infor itu buat jalan2 ke tempat2 kayak ginian, lebih seneng ng-game.hehehehe”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kira2 inilah sepenggal comment gw di facebook yang akhirnya memulai advanture kita kali ini. Gak…, gak cuman Surabaya Heritage track doang, tapi petualangan yang lebih besar dari itu. n____n&lt;br /&gt;Dasar Rikes, tadinya ini cuma salah satu taktik gw buat PDKT sama si Sandra, abis ngeliat foto2nya dia di facebook tentang Surabaya adventure. Walaupun gw emang suka wisata sejarah,tapi setelah gw pikir2 ternyata lebih gede pengen PDKTnya deh. Hohohoho&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hasilnya??&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Baca aja terus ni blog&lt;br /&gt;n_____n&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Minggu, 25 October 2009&lt;br /&gt;Pagi itu kita berdua kesiangan. Rencana mau berangkat jam setegah 7, akhirnya kita malah berangkat jam setengah 8. Padahal rencananya kita mau ikutan tour gratis dari House of sampoerna *yang sekarang akan kita singkat jadi HOS* yang jam 9 pagi. Buat ikutan tour itu kita harus daftar dulu, dan berhubung itu adalah hari minggu, jadi kita gak bisa daftar lewat telp dan harus ke sana.&lt;br /&gt;Semua udah siap *siap2 gak siap, wong telat…*, pas di kos gw…&lt;br /&gt;Sandra: “waduh, dompetku ketinggalan…”&lt;br /&gt;Gw dengan tenangnya mencoba untuk me-“nyantai”-kan keadaan dengan berkata, “santailah… kan ada akang…, emang kita perlu berapa sih?”&lt;br /&gt;The problem is, hari itu adalah hari minggu di akhir bulan oktober. Saat itu duit yang ada di atm gw tinggal 50rb, dan gw baru dapet kiriman hari senen nya.&lt;br /&gt;“50 rebu cukup? Gimana kalo kita jalan kere2an? Biar lebih seru…”. Kata gw yang sekarang mencoba menenangkan diri mengingat berapa saldo yang ada di atm gw saat itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Cukup koq,,,”. Si Sandra dengan semangatnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5 detik kemudian…,&lt;br /&gt;“..erm.. cukup gak yah?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lah…&lt;br /&gt;3 detik kemudian…,&lt;br /&gt;“cukup kan yah???”. Tanya nya dengan polos kepadaku…&lt;br /&gt;Rikes, “TT_______TT”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya setelah bertanya pada rumput2 yang bergoyang, perjalanan pun dimulai. &lt;br /&gt;Syukurlah….&lt;br /&gt;Dari kos gw kita nunggu bus di A.Yani. Naik bus jurusan yang ke JMP, bayarnya cuman 2500 seorang. Abis itu minta turun sama sopirnya di jalan masuk ke HOS. Dari depan gang ini kita bisa naek becak, biasanya si abang minta di atas 5rb, tapi kalo pinter tawar rasanya bisa dapet sampe 4rb doang, soalnya emang gak jauh tempatnya. Waktu itu gw ngasih si abang 5rb. Kasian juga kalo mau nawar kemurahan, kayak ibu2 komplek aja. Hidup mereka udah cukup keras men…&lt;br /&gt;Sampe di HOS, bus nya masih belom berangkat *horayyy…*. Kita langsung ke bagian reservasi nya. Tapi ternyata udah penuh busnya *gak jadi horrayyy…*. Padahl dari luar masih banyak bangku kosong, kata mbak2nya udah pada pesen tapi belom dateng. Mereka bakalan ditunggu sampe jam 9, kalo emang gak dateng sampe jam segitu baru bisa digantiin. Mbak nya nyaranin gw ambil yang jam 1 siang aja,*jam 1??? Yang bener aja…* gw bilang si mbaknya supaya gw dimasukin waiting list, jadi kalo ada yang gak dateng kita yang gantiin. Tapi si mbak tetep bersikeras supaya gw masuk yang jam 1 aja. Sempet ngotot2an juga, tapi akhirnya si mbak2 itu yang keluar jadi juaranya.&lt;br /&gt;Hufh…&lt;br /&gt;Mau gimana lagi, si mbak bilang yang belom dateng ada 8 orang dan udah ada 8 orang yang dateng duluan dari kita n masuk waiting list duluan. Akhirnya kita berdua mutusin untuk jalan2 di museumnya HOS, tapi gak tau apakah gw masih punya feeling kuat kalo kita masih bisa naek itu bus yang jam 9 atau masih kebawa capek sama kesel gara2 gak bisa ikutan di bus itu. Gw bilang sama sandra buat tunggu sebentar, siapa tau aja ada keajaiban yang terjadi. n____n&lt;br /&gt;Dan keajaiban itu pun akhirnya dating, ada bapak2 sama ibu2 dengan beberapa anak kecil dateng pake becak n lari2 ke arah kita. Ternyata meraka adalah sebagian orang yang udah booking. Setelah dihitung-hitung, kursi yang nyisa di bus cuman tinggal 2 doang. Dan ajaibnya 8 orang itu adalah rombongan sehidup semati yang gak mau di pisahkan oleh apapun. Motto mereka, “satu pegi, semua pegi…”. Motto gw waktu itu, “kalo lu gak mau naek…., bagus dah…” hehehehe&lt;br /&gt;Sambil tersenyum lebar saat mendengar pembicaraan antara si mbak sama 8 sahabat itu, gw segera siap2 untuk nyamperin si mbak setelah yakin ke arah mana pembicaraan meraka akan berakhir.&lt;br /&gt;Yups, they out and we’re in.&lt;br /&gt;10 menit kemudian,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;“…mural yang anda lihat di sebelah kiri jalan adalah tembok dari penjara kali sosok yang sengaja dibuat untuk mengurangi kesan angker dari penjara ini…”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si mbak2 tour guide ngasih penjelasan kita2 para turis dadakan, layaknya seorang ibu guru sedang menjelaskan pada murid2nya. Btw gw yakin banget ni mbak2 orang betawi, logatnya kental banget. Tapi koq bisa nyasar ke sini yah? *Tanya kenapa??? Ngaca donggg…*&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak banget hal baru yang gw baru tau dari si mbak2 betawi ini tentang Surabaya. Pada tau gak kalo ternyata daerah pasar gantung itu dulu adalah daerah keraton. Jadi gak cuman jogja sama solo aja yang ada keraton, Surabaya juga punya, namanya kekeratonan Surabaya. Trus di daerah praban itu *deket siola tempat jual dvd bokep bajakan* yang penuh dengan ruko2 dan penjual kaki lima di tengah kota, orang2 mungkin jarang perhatiin kalo di situ ada satu pintu kecil warna ijo yang di dalemnya itu makam dari orang yang katanya pembabat hutan pertama kali di Surabaya. Jadi istilah kerennya do’i orang pertama di tanah Surabaya ini lah.&lt;br /&gt;Trus katanya lagi di bawah Surabaya ini ada trowongan2 rahasia buatan jaman Belanda dan Jepang yang saling menghubungkan antara gedung yang ada di Surabaya.&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_TtAWyr338jI/Sx4owxCsnuI/AAAAAAAAAFM/q8TA1OsGCLE/s1600-h/DSCN7879.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 150px; height: 200px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_TtAWyr338jI/Sx4owxCsnuI/AAAAAAAAAFM/q8TA1OsGCLE/s200/DSCN7879.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5412808620409396962" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Perhentian pertama kita di kantor walikota *apa balaikota yah? Lupa gw* gak ada yang menarik. Cuman ada patung ikan sura sama buaya, cikal bakal kota Surabaya. Sempet foto2 juga disini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_TtAWyr338jI/Sx4pPiz9O4I/AAAAAAAAAFU/nKfkVK_LH9Y/s1600-h/DSCN7894.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 150px; height: 200px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_TtAWyr338jI/Sx4pPiz9O4I/AAAAAAAAAFU/nKfkVK_LH9Y/s200/DSCN7894.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5412809149165419394" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Perhentian kedua yang juga adalah perhentian terakhir, kita masuk kayak pusat kebudayaan gitu, namanya cak durasim. Pas nyampe ada yang lagi nari2. Gak tau juga merak nari apaan, sempet suru si sandra ikutan, rencananya mau gw foto dan akan jadi bahan ejekan seumur hidup, tapi ternyata dia gak mau. Hehehe&lt;br /&gt;Parkiran cak durasim siang itu penuhhhhh… banget. Bus kita sampe susah banget mau masuknya. Sempet timbul kekaguman juga dikepala gw, ternyata orang2 di Surabaya masih peduli juga dengan budaya tradisionalnya, gak kayak di Jakarta, barang ginian mah cuman bisa ditemuin di kampung2 kayak condet dan sekitarnya. Tapi kekaguman itu sirna setelah membaca nama Advent Bangun di salah satu banner yang ada di situ. Koq kayak kenal yah? Ya iyalah, itu kan nama pendetanya Tiberias. Lah… ternyata yang membuat cak durasim rame gara2 ada gereja di situ. Keterlaluan juga pikir gw ni gereja2, semua tempat bisa dibikin gereja, mulai dari mall, hotel, ruko, sampe pusat kebudayaan juga. Mungkin kalo kepepet WC umum juga bakalan dipake yah? Hohohoho. Apa mungkin juga sanking gak ada pengunjungnya, salah satu cara yang di tempuh oleh pengurus pusat budaya cak durasim supaya budaya tradisional tetap bertahan adalah dengan menyewakan salah satu ruangannya untuk menjadi gereja. Like I said before, hidup ini keras men…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lumayan lama di cak durasim, gak banyak yang bisa dilihant di sini selain beberapa ibu2 yang lagi goyang pantat,&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_TtAWyr338jI/Sx4xH15s_BI/AAAAAAAAAG0/jEmS8GyHuV4/s1600-h/DSCN7892.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_TtAWyr338jI/Sx4xH15s_BI/AAAAAAAAAG0/jEmS8GyHuV4/s200/DSCN7892.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5412817812943862802" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tapi lumayan juga buat seru2an, apalagi kalo jalan berdua doang dengan si do’i. n_____n &lt;br /&gt;Pas perjalanan pulang kearah HOS, si sopirnya muterin kita lewat jalan belakang, sisi lain dari penjara kali sosok. Beda banget dari sisi yang kita lewat pas pegi yang penuh dengan mural2, sisi yang ini lebih tua, lebih angker dengan adanya menara pengawas yang udah gak kepake lagi, lebih classy menurut gw. Keren dah. Kita lewat satu jalan yang isinya bangunan tua dengan tembok2 bata merah tuanya, jendela2 besar, pintu2 besar membuat gw seolah-olah ada di era perdagangan hindia belanja jaman kuno dulu *dalem hati gw bilang ntar abis dari sampoerna gw mau jalan or naik becak ke sini buat foto2 ah*, cuma bedanya kita naik bus aja. Oiya, gw udah bilang belom kalo busnya sampoerna unik banget.&lt;br /&gt;Sampe di HOS, sandra ngajakin buat keliling2 dulu di museumnya. Hal yang akan gw sesali seandainya ke sini tapi gak masuk ke museumnya. Begitu masuk pintunya, sampoerna menyajikan suatu desain ruangan yang hangat banget dengan dominasi warna coklat keemasan dan krem. Warna kayu yang natural banget menyatu dengan perabotan yang sebagian besar dari kayu jati *sotoy mode on*. Lightning nya juga keren banget, bikin orang betah lama2 di sini. Yang di pajang di ruang depan, kebanyakan barang2 pribadi dari Liem Seeng Tee yang adalah pendiri PT. HM Sampoerna. Mulai dari kiosnya pertama kali, bener2 dari gubug dan jualan dari kerupuk, rokok sampe kacang2an. &lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_TtAWyr338jI/Sx4p1htNitI/AAAAAAAAAFc/TUQzQZ9zob4/s1600-h/IMG_8448.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 134px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_TtAWyr338jI/Sx4p1htNitI/AAAAAAAAAFc/TUQzQZ9zob4/s200/IMG_8448.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5412809801703721682" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Ada juga sepedanya dia, lemari dengan foto seluruh badannya Liem Seeng Tee dan istri. Narsis juga mereka. n___n&lt;br /&gt;Di ruangan tengah dipajang foto2 dari para pemegang saham PT. Sampoerna. Yang bagus di ruangan ini t uh toiletnya. Cozy banget buat boker kayaknya. Di ruangan belakang kebanyakan pernak-pernik dari produk2nya sampoerna. Dari kereta kuda, motor kuno sampe kios kecil kayak yang biasanya ada di pinggir jalan. Di atas tempat beli merchandise + kalo hari kerja kayaknya kita bisa ngeliat proses pelintingan rokok.&lt;br /&gt;Udah puas maen2 di HOS, tiba2 si Sandra ngajakin gw buat pegi ke jalan tempat bangunan kuno yang tadi. Wuih… udah sehati kita ternyata.hoohohohoho&lt;br /&gt;Rencana awal gw mau ngajakin Sandra buat naik becak, kasian kalo sampe kulit putihnya harus gosong menemani gw maen panas2an, tapi ternyata dia malah ngajak jalan supaya bisa lebih irit. Hix… terharu gw ngeliat ada ce yang mau di ajak panas2an, that’s why I love her so… much. Foto2 deh kita di situ.&lt;br /&gt;Jalan dikit ke arah JMP, kita naik becak buat pergi ke arah tugu pahlawan. Si abang minta 10rb trus turun jadi 8rb, gw tawar sampe akhirnya deal 6rb. Tapi karena kasian akhirnya pas sampe di tugu gw kasih aja 8rb. Remember, hidup udah cukup keras buat mereka men…&lt;br /&gt;Hehehehe&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nyampe tugu pahlawan ternyata mereka tutup jem setengah 1, padahal waktu itu udah jem… setengah 1. Untung si ibu penjaga loket berbaik hati dan ngasih kita masuk bentar buat liat2, gak banyak yang bisa diliat sih, tapi masak uda jauh2 dateng kesitu gak bisa masuk. Museum di Surabaya tuh aneh2. Dimana2 tempat kayak gituan pas hari libur buka full, ini malah buka setengah hari. &lt;br /&gt;Bagian yang paling asik di sini sebenernya bukan di dalem museum seharga 2rb perak perorang nya itu. tapi pas lagi duduk2 di kursi dibawah pohon rindang yang ada di sekitar lapangan tugu. Cuma dipisahkan oleh tembok antara lapangan dengan keruetan lalu lintas kota Surabaya. Asik dah, sayangnya jam 1 kita harus diusir sama penjaganya dengan alasan tugu mau tutup. Huh…&lt;br /&gt;Perut rasanya udah laper banget, tandanya untuk mencari makan. Tapi masih ada satu tempat yang belom sempet kita kunjungin. Moumen kapal selam *yang mulai sekarang akau kita sebut monkasel*. Jadi kita berdua mutusin untuk makan di daerah sana aja, supaya gak buang waktu, takutnya ntar udah keburu tutup. Dengan menumpang bus Damri, sampailah kita di daerah delta. Perut rasanya gak bisa diajak kompromi lagi, setelah nyari2 tempat makan di pinggir jalan *duit kalo gak salah tinggal 30rb T_T*, kita makan di nasi padang depan monkasel. Ternyata monkasel buka sampe jam 9 malem. Beneran gak sebanding dengan tempat2 yang kita udah kunjungin sebelumnya. Apa yang bisa lu dapetin dari 4rb perak yang udah lu habiskan untuk masuk ke dalam monkasel? Nonton video documenter tentang tu kapal dan anggkatan laut Indonesia *saran doang sih, mendingan gak usah di tonton dah*, foto2 di pinggir kalmias, serta enlightenment experience, dimana lu akan menjadi orang yang sangat bersyukur karena masih bisa menginjak daratan dan pergi bebas kemanapun lu suka. You’ll know what I’m meaning if you go there.&lt;br /&gt;Gak ada yang bisa ngegantiin petualangan hari itu dah, bener2 city adventure dan suatu hari nanti pasti bakalan gw ulangin lagi… bakalan kita ulangin lagi…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengeluaran kita hari itu:&lt;br /&gt;&lt;li&gt; Ongkos bus @2500------------------------5000&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt; Ongkos becak ke HOS---------------------5000&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt; Ongkos becak ke tugu pahlawan----------8000&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt; Tiket masuk tugu @2000------------------4000&lt;/li&gt; &lt;br /&gt;&lt;li&gt; Ongkos bus Damri @2500-----------------5000&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt; Aqua botol gede-----------------------------2500&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt; Nasi padang @8000------------------------16000&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt; Tiket masuk monkasel @4000-------------8000&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt; Ongkos bus damri ac pulang @4000------8000&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;_______________________________________________________+&lt;br /&gt;&lt;li&gt; Total pengeluaran-----------------------61500&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_TtAWyr338jI/Sx4nSboN-HI/AAAAAAAAAE8/gq01aYFL9Qk/s1600-h/IMG_8447q.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 200px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_TtAWyr338jI/Sx4nSboN-HI/AAAAAAAAAE8/gq01aYFL9Qk/s320/IMG_8447q.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5412806999753488498" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Special thanx buat nonik ku yang udah membuat petualangan hari itu seru banget. Thanx yah beib, gak akan mungkin bisa seasik ini kalo gak ada kamu. n_____n&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Photo Gallery&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;balaikota&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_TtAWyr338jI/Sx4vSBOS0mI/AAAAAAAAAGU/xw94Mq-Fv3g/s1600-h/DSCN7888.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 354px; height: 400px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_TtAWyr338jI/Sx4vSBOS0mI/AAAAAAAAAGU/xw94Mq-Fv3g/s400/DSCN7888.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5412815788758454882" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_TtAWyr338jI/Sx4vgZJ6KOI/AAAAAAAAAGc/gfv7Dx9vQ4k/s1600-h/DSCN7884.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_TtAWyr338jI/Sx4vgZJ6KOI/AAAAAAAAAGc/gfv7Dx9vQ4k/s400/DSCN7884.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5412816035700680930" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;cak durasim&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_TtAWyr338jI/Sx4vzmHPOSI/AAAAAAAAAGk/M9eYre4oHBs/s1600-h/DSCN7895.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_TtAWyr338jI/Sx4vzmHPOSI/AAAAAAAAAGk/M9eYre4oHBs/s400/DSCN7895.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5412816365596653858" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_TtAWyr338jI/Sx4wjoHbgDI/AAAAAAAAAGs/CnSceXiVqHM/s1600-h/DSCN7906.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 300px; height: 400px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_TtAWyr338jI/Sx4wjoHbgDI/AAAAAAAAAGs/CnSceXiVqHM/s400/DSCN7906.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5412817190768050226" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;di depan HOS&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_TtAWyr338jI/Sx4rYN2ksHI/AAAAAAAAAFk/VlPjsMWM8fw/s1600-h/DSCN7909.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_TtAWyr338jI/Sx4rYN2ksHI/AAAAAAAAAFk/VlPjsMWM8fw/s400/DSCN7909.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5412811497181327474" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;di dalam HOS&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_TtAWyr338jI/Sx4r9y3DjvI/AAAAAAAAAFs/sArqOtSNzNk/s1600-h/DSCN7922.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_TtAWyr338jI/Sx4r9y3DjvI/AAAAAAAAAFs/sArqOtSNzNk/s400/DSCN7922.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5412812142770622194" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_TtAWyr338jI/Sx4sPOfwy2I/AAAAAAAAAF0/Gx6-K842Hdc/s1600-h/DSCN7932.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_TtAWyr338jI/Sx4sPOfwy2I/AAAAAAAAAF0/Gx6-K842Hdc/s400/DSCN7932.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5412812442246892386" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_TtAWyr338jI/Sx4slWyVt-I/AAAAAAAAAF8/IRX6V1iK7oA/s1600-h/IMG_8447q.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 250px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_TtAWyr338jI/Sx4slWyVt-I/AAAAAAAAAF8/IRX6V1iK7oA/s400/IMG_8447q.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5412812822429415394" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_TtAWyr338jI/Sx4tXhts4uI/AAAAAAAAAGE/5g7UXEVTIiw/s1600-h/IMG_8453.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 267px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_TtAWyr338jI/Sx4tXhts4uI/AAAAAAAAAGE/5g7UXEVTIiw/s400/IMG_8453.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5412813684356211426" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;di becak&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_TtAWyr338jI/Sx4toeXCS9I/AAAAAAAAAGM/tZzPHlaopZY/s1600-h/DSCN7944.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 300px; height: 400px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_TtAWyr338jI/Sx4toeXCS9I/AAAAAAAAAGM/tZzPHlaopZY/s400/DSCN7944.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5412813975513615314" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;kota tua surabaya&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_TtAWyr338jI/Sx4y86-QkyI/AAAAAAAAAHM/6CISxn5mcH0/s1600-h/DSCN7941.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_TtAWyr338jI/Sx4y86-QkyI/AAAAAAAAAHM/6CISxn5mcH0/s400/DSCN7941.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5412819824349844258" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_TtAWyr338jI/Sx4zbSOkisI/AAAAAAAAAHU/KHfPkiZB-I4/s1600-h/DSCN7943.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_TtAWyr338jI/Sx4zbSOkisI/AAAAAAAAAHU/KHfPkiZB-I4/s400/DSCN7943.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5412820345988352706" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;tugu pahlawan&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_TtAWyr338jI/Sx4yDqLARcI/AAAAAAAAAG8/buDWGqmLbWo/s1600-h/DSCN7960.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_TtAWyr338jI/Sx4yDqLARcI/AAAAAAAAAG8/buDWGqmLbWo/s400/DSCN7960.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5412818840587355586" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_TtAWyr338jI/Sx4yeGhVmHI/AAAAAAAAAHE/8XlDC8VZDuQ/s1600-h/DSCN7954.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_TtAWyr338jI/Sx4yeGhVmHI/AAAAAAAAAHE/8XlDC8VZDuQ/s400/DSCN7954.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5412819294873819250" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_TtAWyr338jI/Sx40huwFOBI/AAAAAAAAAHs/Dpqsuk0pv_M/s1600-h/DSCN7953.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 300px; height: 400px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_TtAWyr338jI/Sx40huwFOBI/AAAAAAAAAHs/Dpqsuk0pv_M/s400/DSCN7953.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5412821556235941906" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;monumen kapal selam&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_TtAWyr338jI/Sx4z14L4Q9I/AAAAAAAAAHc/KqKukdvffVI/s1600-h/DSCN7963.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_TtAWyr338jI/Sx4z14L4Q9I/AAAAAAAAAHc/KqKukdvffVI/s400/DSCN7963.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5412820802854208466" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_TtAWyr338jI/Sx40KHVGGTI/AAAAAAAAAHk/jO95B8Si-uA/s1600-h/DSCN7969.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_TtAWyr338jI/Sx40KHVGGTI/AAAAAAAAAHk/jO95B8Si-uA/s400/DSCN7969.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5412821150516779314" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8316712997298509036-1217507372589867959?l=punyarikes.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://punyarikes.blogspot.com/feeds/1217507372589867959/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://punyarikes.blogspot.com/2009/12/shit-surabaya-heritage-ai-track.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8316712997298509036/posts/default/1217507372589867959'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8316712997298509036/posts/default/1217507372589867959'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://punyarikes.blogspot.com/2009/12/shit-surabaya-heritage-ai-track.html' title='SHiT *Surabaya Heritage [ai] Track*'/><author><name>rikes</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17972188450503775618</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_TtAWyr338jI/Scqj3WjlPDI/AAAAAAAAADg/v1PYrTGczvQ/S220/Picture+047.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_TtAWyr338jI/Sx4kWekKkaI/AAAAAAAAAEs/p_zeUFIHNaE/s72-c/DSCN7911.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8316712997298509036.post-2535962353136721378</id><published>2009-10-11T12:15:00.000-07:00</published><updated>2009-10-12T03:35:51.985-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cinta monyet'/><title type='text'>kecacatan dari ketidakwarasan</title><content type='html'>3 orang berjalan bersamaan&lt;br /&gt;yang satu terjatuh,&lt;br /&gt;dua lainnya menahan rindu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ada orang yang berlarian sepanjang jalan&lt;br /&gt;meneriakan yang kata orang2 disebut cinta&lt;br /&gt;2 orang setengah membungkuk&lt;br /&gt;mencari apa artinya cinta itu...&lt;br /&gt;ketika suara anjing hutan melolong memecah hening&lt;br /&gt;ketika kera hitam pun saling berahutan&lt;br /&gt;namun aku tetap tidak dapat menemukan apa yang kucari&lt;br /&gt;mendengar apa yang mereka teriakan&lt;br /&gt;meraba apa yang telah ku dapatkan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku buta&lt;br /&gt;aku tuli&lt;br /&gt;hanya bisa merasakan kecacatan dan ketidakwarasan jiwaku saat ini&lt;br /&gt;saat aku bertemu dengannya&lt;br /&gt;saat aku menyebut namanya&lt;br /&gt;lirih terasa&lt;br /&gt;bimbang menyentuh asa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;takut&lt;br /&gt;aku takut semuanya salah&lt;br /&gt;kalah sebelum berperang&lt;br /&gt;ketika 3 prajurit kebenaran tewas di telaga&lt;br /&gt;aku takut menjadikannya yang ke lima&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku ingin berjalan dan tidak berlari&lt;br /&gt;rehat sejenak namun tak ingin terlambat&lt;br /&gt;menikmati dan bukan tergesa-gesa&lt;br /&gt;hanya ada dia,&lt;br /&gt;dia&lt;br /&gt;dan dia&lt;br /&gt;untuk selamanya&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8316712997298509036-2535962353136721378?l=punyarikes.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://punyarikes.blogspot.com/feeds/2535962353136721378/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://punyarikes.blogspot.com/2009/10/kecacatan-dari-ketidakwarasan.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8316712997298509036/posts/default/2535962353136721378'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8316712997298509036/posts/default/2535962353136721378'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://punyarikes.blogspot.com/2009/10/kecacatan-dari-ketidakwarasan.html' title='kecacatan dari ketidakwarasan'/><author><name>rikes</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17972188450503775618</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_TtAWyr338jI/Scqj3WjlPDI/AAAAAAAAADg/v1PYrTGczvQ/S220/Picture+047.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8316712997298509036.post-3775019699385938999</id><published>2009-09-22T01:55:00.000-07:00</published><updated>2009-10-08T11:18:36.305-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cinta monyet'/><title type='text'>kurasa aku telah terjatuh lagi...</title><content type='html'>bintang di langit, bulan dan matahari&lt;br /&gt;seandainya kalian bernyawa&lt;br /&gt;katakan di mana gajahnya?&lt;br /&gt;karena yang kulihat hanya wajahnya&lt;br /&gt;yang memenuhi setiap ruang di hatiku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;gaya nya centil seperti kerlipan kalian para bintang&lt;br /&gt;senyumnya indah seindah lengkungmu hai bulan&lt;br /&gt;dan tolong katakan pada matahari&lt;br /&gt;kehadirannya lebih hangat dari pada sinarmu matahari&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kurasa aku telah terjatuh lagi...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8316712997298509036-3775019699385938999?l=punyarikes.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://punyarikes.blogspot.com/feeds/3775019699385938999/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://punyarikes.blogspot.com/2009/09/kurasa-aku-telah-terjatuh-lagi.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8316712997298509036/posts/default/3775019699385938999'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8316712997298509036/posts/default/3775019699385938999'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://punyarikes.blogspot.com/2009/09/kurasa-aku-telah-terjatuh-lagi.html' title='kurasa aku telah terjatuh lagi...'/><author><name>rikes</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17972188450503775618</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_TtAWyr338jI/Scqj3WjlPDI/AAAAAAAAADg/v1PYrTGczvQ/S220/Picture+047.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8316712997298509036.post-281184832393677033</id><published>2009-09-19T11:21:00.000-07:00</published><updated>2009-10-08T11:22:16.768-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='software'/><title type='text'>File Scavenger 3.2 portable</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_TtAWyr338jI/SrUpULHaB1I/AAAAAAAAAEQ/YiFhux0nsqI/s1600-h/index-16.jpg"&gt;&lt;img style="float:center; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 195px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_TtAWyr338jI/SrUpULHaB1I/AAAAAAAAAEQ/YiFhux0nsqI/s320/index-16.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5383254356149274450" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;dimulai ketika gw berusaha mengisi liburan lebaran kali ini dengan sesuatu hal yang bermanfaat, akhirnya gw memutuskan untuk men-format laptop gw malem itu. semua udah siap, hardisk pinjeman dari si alex, cd windows xp beserta service packnya, cd visual studio 2005 yang barusan gw pinjem sama bu merry puskom sorenya. it'll be perfect, i think... :D&lt;br /&gt;saatnya dimulai, yang perlu gw lakukan hanyalah back up data2 yang ada di drive C gw, trus masukin cd XP dan mulai mem-booting.&lt;br /&gt;back up data ke hardisk alex - checked&lt;br /&gt;masukin cd xp - checked&lt;br /&gt;booting laptop - ...&lt;br /&gt;erm, ada sesuatu yang mengganggu. gw pernah partisi hardisk gw jadi 3 partisi. drive C, D dan E, yang sekarang setelah gw pikir2 drive E itu gak guna. ok, ide brilian muncul, gw gabungin aja drive E ke dalam drive D, jadinya drive D gw akan tambah besar kapasitasnya. saatnya partition magic yang beraksi dan dengan sedikit setting, E dan D sudah disatukan. restart laptop...&lt;br /&gt;beberapa saat kemudian : koq lama banget bootingnya? langkah pintar yang gw lakukan berikutnya adalah dengan men-shut down paksa laptop gw dan kemudian menyalakannya kembali. adakadabra.... semua data yang ada di D *film, foto2 kenarsisanku, lagu...* tiba2 hilang lenyap tak bersisa.&lt;br /&gt;OMG... mau nangis rasanya! sembari memaki-maki diri gw sendiri, gw inget kalo gw punya software untuk merecover data yang hilang. iolo search and recover gw jalankan, tapi hasilnya gak ada. &lt;br /&gt;software yang di kasih andrian temen gw juga gak nemu apa2.&lt;br /&gt;masih dalam keadaan memaki-maki ke-goblokan gw, kali ini mr google yang gw tanyain. &lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;File Scavenger 3.2&lt;/span&gt;, ni dia nih jagoannya! sekali lagi gw scan laptop gw, ajaib...semua data bisa doi temuin. tapi masalahnya ada 141 ribu data lebih dan harus gw click satu2. oh men..., yang ada mah ni jari keriting. tapi ternyata ada fitur yang bisa klasifikasiin per-folder, jadi lebih gampang. bener2 membantu banget fitur yang ini. tapi pas mau gw recover, ternyata yang gw download itu versi trialnya, yang gak akan balikin data dengan besar lebih dari pada 600kb. googling lagi gw buat nyari cracknya, tapi percayalah, gak ada keygen or cracknya yang gratis beredar di internet. setelah beberapa jam mencari, sebuah block asing yang gw baca menyarankan untuk mencari versi portablenya soalnya yang portable gak perlu serial number. dan bener banget, semua vitur bisa dipake tanpa perlu keygen. hanya perlu +/- 2 jam untuk mengembalikan semua data gw, dan gak ada satupun data yang hilang. sanking berguna dan hebatnya software ini, gw kepengen nulis ini di blog gw. mungkin suatu  hari ada yang mengalami hal yang sama dengan gw dan gw harap tulisan ini bisa membantu.&lt;br /&gt;BRAVO!!!&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;File Scavenger 3.2 portable&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8316712997298509036-281184832393677033?l=punyarikes.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://punyarikes.blogspot.com/feeds/281184832393677033/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://punyarikes.blogspot.com/2009/09/dimulai-ketika-gw-berusaha-mengisi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8316712997298509036/posts/default/281184832393677033'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8316712997298509036/posts/default/281184832393677033'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://punyarikes.blogspot.com/2009/09/dimulai-ketika-gw-berusaha-mengisi.html' title='File Scavenger 3.2 portable'/><author><name>rikes</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17972188450503775618</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_TtAWyr338jI/Scqj3WjlPDI/AAAAAAAAADg/v1PYrTGczvQ/S220/Picture+047.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_TtAWyr338jI/SrUpULHaB1I/AAAAAAAAAEQ/YiFhux0nsqI/s72-c/index-16.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8316712997298509036.post-5558643156425105318</id><published>2009-09-15T14:15:00.000-07:00</published><updated>2009-10-08T11:41:05.385-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='lagi kejedot'/><title type='text'>nama saia JON</title><content type='html'>"Jon", mungkin ejaan aslinya adalah john yang kalo di-Indonesiakan harusnya jadi yohanes, tapi ia lebih suka meng-indonesiakan namanya dengan cara menghilangkan huruf h yang dalam lafal indonesia memang terasa sedikit kelu untuk diucapkan dalam aksen inggris dengan menyelipkan huruf h diantara huruf o dan n.&lt;br /&gt;yeah...&lt;br /&gt;mungkin juga analisa di atas hanyalah ke-&lt;span style="font-style:italic;"&gt;sotoy&lt;/span&gt;-an saia saja ketika pertama kali kenal dengan jon, siapa yang tau kalau memang ternyata jon adalah apa adanya yang tercetak dalam akte lahir pria batak ini. saia kenal dengan beberapa orang lainnya dengan nama batu *nama lahir teman baik saia yang diberikan opungnya, untung saja(kata dia) pada akhirnya orang tuanya memutuskan memberi nama yang menurut mereka lebih manusiawi dari pada pemberian opungnya itu n__n*, delnov *lahir pada delapan november*, jurgen klinsman *nama junior saia di jurusan yang tidak sengaja saia baca di absen kelas, no idea 'bout this person*. ini bukan tulisan rasis tentang orang batak, karena semua itu hanya masalah tradisi dan budaya saja, dan tanpa mengurangi sedikitpun rasa hormat saia terhadap masyarakat batak, saia pinjanm keunikan tradisi mereka untuk prelude tulisan kali ini.&lt;br /&gt;eniwei,&lt;br /&gt;jon adalah tetangga rumah tante saia di surabaya, yang adalah rumah saia selama tahun pertama kuliah sebelum saia nge-kost dekat kampus. usia kami terpaut cukup jauh, namun dia lebih nyaman untuk dipanggil nama saja ketimbang menambahkan embel-embel bang atau kak di depannya. dia adalah sarjana hukum keluaran salah satu universitas swasta di surabaya. bekerja di 3 tempat kerja sekaligus *yang sebenarnya agak jauh dari disiplin ilmu yang dipelajarinya sewaktu kuliah*. dalam satu waktu jon bisa bekerja sebagai marketing kredit motor yang ringan dan menguntungkan ketika pagi *hanya untuk absen rasanya n___n*, sales gigi palsu ketika siang, dan debt collector salah satu bank swasta malamnya. ya,superman memang. dan selama saia mengenalnya sebagai paman yang sangaaaatttt menyayangi keponakan2an nya. bagaimana tidak, setelah seharian banting tulang di 3 tempat kerja itu, ia masih sempat mengurus keponakan2nya *maksud saia benar2 mengurus, mulai dari makan sampai buang hajatnya*. ramah, rajin, suka banget nolong orang, mungkin itu kesan yang saia dapatkan ketika mengenalnya.&lt;br /&gt;suatu malam ketika kami pulang gereja naik motor, jon bercerita tentang kesempatannya untuk studi lanjut S2 hukum yang di tawarkan oleh om nya, yang dengan santai segera ditolaknya. alasannya simple, dia sudah puas dengan keadaannya saat ini. saia menanyakan alasan kenapa dia masuk bidang pekerjaan yang jauh sekali dari hukum? kenapa dia tidak mencoba untuk menjadi pengacara atau jaksa atau hakim yang barang tentu dapat lebih menjanjikan dari pada menjadi seorang debt collector dll?&lt;br /&gt;jawabannya...&lt;br /&gt;entah ini jawaban mulia, takut mati, atau bodoh...*maaf jon, i know you're not as dumb as you look.hehehehe*&lt;br /&gt;jon bilang, buat apa jadi pengacara,jaksa,ataupun hakim? dia sudah banyak melihat saudara2nya yang telah sukses dan banyak uang karena mendalami bidang itu, namun menutup hati nuraninya sehingga yang lurus menjadi bengkok, dan yang bengkok dilurus-lurusin, apa yang mereka kerjakan hanyalah suatu praktek hipokrit demi kepentingan diri sendiri.&lt;br /&gt;saia menyela, "jadilah kebalikan dari mereka, lakukan hal yang benar.."&lt;br /&gt;ia jawab, "untuk apa? untuk mencari mati?"&lt;br /&gt;ternyata salah satu tulangnya *paman dalam bahasa batak* yang menjunjung tinggi kebenaran dan keadilan hukum, adalah salah satu jaksa penuntut umum yang cukup berpengaruh dalam kasus tommi soeharto. jaksa itu berakhir tragis dengan peluru yang mengantarkan ia dan istrinya menghadap sang khalik.&lt;br /&gt;well...&lt;br /&gt;ok, hidup benar memang ada harga yang harus dibayar untuk itu, tapi tidak ada yang bisa disalahkan ketika seseorang memilih untuk hidup lebih lama dan tidak mau bermain-main dengan kematiannya.&lt;br /&gt;jon mungkin adalah tipe orang yang senang berada dalam zona nyamannya. bagusnya, dia gak akan mati di tembak orang memang. jeleknya, somehow suatu hari kita akan tetep mati juga, dan menurut saia hidup ini terlalu berharga untuk terlalu diseriusi dengan cara seperti itu.*menjaganya tetap berfungsi dengan baik hanya untuk menerima kenyataan bahwa waktu kita hanya 70 tahun sebelum semuanya itu tetap gak akan berfungsi dengan baik lagi*&lt;br /&gt;atau mungkin juga jon hanyalah salah satu korban dari kebobrokan hukum dan peradilan di negara ini, yang rasanya too good too be true menemukan 2 orang saja hakim atau jaksa atau pengacara di negara ini yang melakukan tugasnya dengan benar diantara 10 orang lainnya.&lt;br /&gt;kalo menurut saia...&lt;br /&gt;untung lah saia mengambil kuliah di bidang IT.&lt;br /&gt;n___n&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8316712997298509036-5558643156425105318?l=punyarikes.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://punyarikes.blogspot.com/feeds/5558643156425105318/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://punyarikes.blogspot.com/2009/09/nama-saia-jon.html#comment-form' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8316712997298509036/posts/default/5558643156425105318'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8316712997298509036/posts/default/5558643156425105318'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://punyarikes.blogspot.com/2009/09/nama-saia-jon.html' title='nama saia JON'/><author><name>rikes</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17972188450503775618</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_TtAWyr338jI/Scqj3WjlPDI/AAAAAAAAADg/v1PYrTGczvQ/S220/Picture+047.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8316712997298509036.post-7147805979079098106</id><published>2009-06-22T03:28:00.000-07:00</published><updated>2009-10-08T11:42:03.456-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='lagi kejedot'/><title type='text'>Dia... *be grateful of it*</title><content type='html'>Siang itu terasa sangat panas, sepanas teriknya matahari yang menghangatkan kota surabaya, tetapi terlampau hangat hingga membuat setiap orang di kota ini merasa seperti sedang dikutuk *lebay mode on*&lt;br /&gt;dengan cuaca yang seperti ini, malas rasanya keluar kampus untuk sekedar mencari makan.&lt;br /&gt;ughh.. kuliah yang panjang tadi membuat semua cacing di perutku ini berteriak (baca: laper). satu nasi ayam penyet super pedas gak pake gula segera ku pesan untuk menenangkan mereka.&lt;br /&gt;sambil menunggu, ku sempatkan pergi ke toilet untuk kencing. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;aku lupa namanya, namun salah seorang temanku pernah mengenalkannya padaku ketika semester2 awal aku kuliah, dia memang lumpuh, sejak kecil sepertinya, sungkan rasanya untuk menanyakan sejak kapan ataupun apa penyebab dari kelumpuhannya ketika itu. yang ku tau dia adalah mahasiswa satu jurusan denganku, satu tingkat di atasku dan selama ini aku belum pernah sekelas dengannya, hal itu menandakan dia adalah mahasiswa yang cukup pintar, setidaknya itu berarti dia tidak pernah mengulang mata kuliah di kelas yang ku ambil. tidak ada satu patah katapun yang keluar dari mulutnya yang ku ingat ketika itu.&lt;br /&gt;sebenarnya bukan hal yang aneh bertemu dia di area kampus, bukan satu dua kali juga aku berpapasan dengannya bersama pria paruh baya pendorong kursi rodanya, o ya.. aku lupa bilang, dia berkursi roda dan selalu ditemani oleh seseorang yang membantu mendorong kursi rodanya. selama ini aku tidak pernah bertemu dengannya di dalam toilet, dan siang itu kami berbagi toilet yang sama.&lt;br /&gt;pembantunya itu memegang sebuah botol berwarna putih dan sepertinya sedang membuka resleting orang berkursi roda itu ketika aku masuk ke dalam toilet. dia hanya duduk diam tanpa bergerak sedikutpun menunggu proses itu selesai, bukan karena malas, namun karena keadaan fisiknya yang membuat ia tidak mampu untuk kencing seperti orang normal.&lt;br /&gt;pikiranku segera melayang jauh mengingat kembali apa saja yang sudah ku lakukan dengan tubuh ku yang Tuhan berikan segalanya berfungsi sempurna. pergaulan yang buruk, tugas kuliah yang menumpuk, deadline proyek yang sudah di depan mata (matanya siapa yah?), seringkali membuatku menyia-nyiakan kesehatan serta fungsi tubuh yang sudah Tuhan berikan secara prima. itu pun seringkli tidak ada rasa syukur di dalamnya. entah seberapa sering aku mengeluh dengan keterbatasan dari kemampuan se"onggok" daging ini.&lt;br /&gt;kejadian siang itu mengajarkanku untuk lebih bersyukur, bukan bersyukur karena aku normal sedangkan dia cacat, aku tau Tuhan punya rencana yang besar bagi setiap orang, seperti apapun bentuk dan rupa mereka, aku tau aku tidak lebih beruntung dari dia.namun mengingatkanku untuk lebih menghargai hidupku, karena Tuhan sudah menciptakan aku sebagaimana adanya dengan segala kelebihan dan kekurang ku. be grateful of it.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8316712997298509036-7147805979079098106?l=punyarikes.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://punyarikes.blogspot.com/feeds/7147805979079098106/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://punyarikes.blogspot.com/2009/06/dia-be-grateful-of-it.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8316712997298509036/posts/default/7147805979079098106'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8316712997298509036/posts/default/7147805979079098106'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://punyarikes.blogspot.com/2009/06/dia-be-grateful-of-it.html' title='Dia... *be grateful of it*'/><author><name>rikes</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17972188450503775618</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_TtAWyr338jI/Scqj3WjlPDI/AAAAAAAAADg/v1PYrTGczvQ/S220/Picture+047.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8316712997298509036.post-2752505474129583416</id><published>2009-05-13T22:29:00.000-07:00</published><updated>2009-10-08T11:46:19.457-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='on the spot'/><title type='text'>Barbara... oh Barbara... (Petualangan di bukit Surabaya)</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_TtAWyr338jI/SgutfkEJz6I/AAAAAAAAAEI/UO3DtOoS9Yo/s1600-h/image0.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 213px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_TtAWyr338jI/SgutfkEJz6I/AAAAAAAAAEI/UO3DtOoS9Yo/s320/image0.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5335548941319131042" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Surabaya malam itu terasa sangat sepi. Angin malam yang menembus jaket ketika melaju dengan motor bersama ke-empat teman saia menambah keasikan petualangan malam itu.  Lampu2 mall yang sudah tidak seterang ketika banyak pengunjung mall memenuhinya beberapa jam yang lalu, seakan-akan mengisyaratkan waktunya untuk beristirahat dari segala aktivitas, apapun yang semua orang kerjakan hari itu.&lt;br /&gt;Kira-kira 20 menit perjalanan dari kost kami di siwalankerto, tepat sebelum memasuki pasar kembang, teman saia membelokan motornya ke kiri memasuki sebuah gang sepi yang saia lupa nama jalannya. Beberapa kali melewati tikungan dan jalan yang cukup menanjak, satu-satunya bukit di tengah kota Surabaya yang saia tau. Sampailah kami di sebuah gang yang cukup berbeda dibanding sepanjang jalan yang kami lewati sebelumnya. Gang yang ini cukup ramai, sangat ramai malahan sampai-sampai beberapa kali motor kami terhenti karena harus mengalah dengan mobil yang lewat dari arah yang berlawanan. Motor menjadi pilihan yang tepat dibandingkan mobil jika ingin berkunjung ke sini. Ya.. banyak orang yang beristirahat, tapi tidak semua orang. setidaknya tidak untuk orang-orang ini, malam hari adalah saatnya untuk mengais rejeki, bukan untuk tidur nyenyak di kasur yang empuk seperti yang kebanyakan orang lakukan. Dolly, adalah gang yang tak pernah sepi ketika malam, kecuali ketika bulan puasa tiba.n___n&lt;br /&gt;Pusat prostitusi yang dengar-dengar terkenal seantero Asia, karena dengar-dengar lagi katanya ini adalah kompleks pemuas syahwat terbesar se-Asia Tenggara. Benarkah? Siapa perduli.&lt;br /&gt;Segera setelah memarkirkan motor, kami mulai berkeliling melihat “&lt;span style="font-style:italic;"&gt;barang-barang&lt;/span&gt;” yang di tawarkan di sini. Tanpa bermaksud merendahkan para kupu-kupu malam yang saia yakin bekerja sangat keras demi menyambung hidup, namun itu gambaran yang cukup masuk akal untuk mendeskripsikan suasana di sana. Wisma-wisma berdinding keramik berwarna cerah dengan jendela berkaca besar yang sepertinya dibuat untuk memberitahu para pengunjung betapa jujur dan terbukanya mereka kepada customer, sehingga menjamin tidak seorang customer pun yang membayar  terlalu mahal untuk “&lt;span style="font-style:italic;"&gt;barang&lt;/span&gt;” yang tidak sesuai. Mulia sekali hati mereka yah. &lt;br /&gt;Berada di sana membuat saia merasa seperti sedang berada di roxy, dimana kanan kirinya dipenuh barang dagangan yang di display dalam lemari kaca. Bedanya, kalo di roxy hape, kalo di sini yang di display manusia.&lt;br /&gt;Sepanjang jalan beberapa kali tangan saia ditarik oleh para gremo untuk sekedar melihat lebih jelas ke dalam wisma, siapa tau saja ada yang cocok di hati. Beberapa wisma yang saia ingat di antaranya dollywood, wisma 29, putra bangsa dll. Dari yang muda sampai nenek2, yang gemuk sampai yang cungkring,pirang, hitam, cantik, nyeremin… berbagai macam rupa dan bentuk tersedia di sini. Satu hal yang menyatukan mereka, mereka semua sudah terlatih untuk memuaskan libido anda dengan berbagai teknik dan posisi. Jangan tanya soal pengalaman, jam terbang mereka sudah sampai pada tingkat pro. Yang membedakan mereka… &lt;br /&gt;tentu saja harganya.&lt;br /&gt;“85 ribu bos…”&lt;br /&gt;“90 ribu…”&lt;br /&gt;“120 ribu nyo…”&lt;br /&gt;Kisaran harga yang saia survey malam itu, sekitar 85 ribu yang paling murah, sampai 150 ribu yang paling mahal. Ini range harga yang mereka tawarkan kepada saia selama saia berkeliling. Bisa jadi ada yang lebih murah ataupun lebih mahal dari itu.&lt;br /&gt;Namun dolly tidak hanya milik para gremo dan kupu-kupu malam mereka, tidak sedikit tukang nasi goreng, bebek goreng sampai pecel yang mencari rejeki di gang itu. Soal harga, jangan tanya. Satu botol aqua saja di jual seharga 10 ribu rupiah, kratindaeng di bandrol sama 10 ribu, lemon 15 ribu sedangkan bir 20 ribu. Bisa bayangkan harga makanannya? Saia tidak, karena saia memutuskan untuk tidak membeli apa-apa di sana. Bukan hanya karena pertimbangan harga saja, tapi siapa yang bisa menjamin kalo nasi goreng yang di sajikan tidak tercampur sperma penjualnya yang mungkin saja habis main dengan salah satu wanita di sana.&lt;br /&gt;Penghuni lainnya yang tidak kalah menarik perhatian adalah para anak-anak kecil yang seliweran dan meminta-minta pada para pengunjung. Entah kemana orang tua mereka, tapi dari yang saia pernah dengar, kebanyakan dari mereka adalah anak-anak dari para kupu malam itu, yang tentu saja mereka binggung siapa ayahnya. sungguh suatu masalah social yang harusnya menjadi perhatian pemerintah.&lt;br /&gt;Kembali ke gang. Setelah lelah berkeliling dan hampir tuli karena semua wisma memiliki speaker-speaker dangdut super besar yang memutar lagu-lagu house music, akhirnya kami masuk ke dalam wisma Barbara. Wisma yang menurut orang-orang yang terbaik di daerahnya. Sudah beberapa kali saia mendengar tentang wisma yang tersohor itu dari beberapa orang teman. Tidak seperti wisma lainnya yang memajang “dagangannya” persis di depan dan pinggir jalan, untuk dapat melihat koleksi dari wisma ini kita harus masuk ke dalam melewati halaman yang lebih menyerupai gang dan di penuhi ikan arwana. Disambut 2 buah lilin naga raksaksa berwarna merah seperti yang terdapat di klenteng, dengan diantar oleh gremo lelaki paruh baya, kami memasuki pintu masuk wisma Barbara. Wangi pengharum ruangan aroma jeruk yang bercampur asap rokok, sempat membuat saia mual dan ingin muntah,dan tetap dengan music yang memekakan telinga, bedanya di sini mereka memiliki seperti semacam DJ yang akan "&lt;span style="font-style:italic;"&gt;nyerocos&lt;/span&gt;" di tengah alunan lagu house music yang sepertinya selain sebagai pemutar lagu, ia juga bertugas sebagai petugas informasi yang menginformasikan siapa-siapa saja wanita yang keluar maupun masuk ke dalam aquarium. Kami duduk di sebuah sofa panjang yang disusun menghadap satu arah. Seperti kursi-kursi di kereta api ataupun pesawat. Menghadap sebuah aquarium raksaksa, yang di dalamnya terdapat wanita-wanita berpakaian sexy yang sedang menunggu giliran untuk memuaskan tamu yang tertarik melihatnya dari balik kaca. Memang tidak salah jika Barbara didaulat menjadi yang terbaik di daerahnya. Pertama kali masuk mata saia segera tertuju pada wanita berbaju biru yang sedang duduk di pojokan kiri atas. Untuk ukuran pekerja sex, wanita itu memiliki fisik yang lumayan menarik hati. Tapi tidak lama kemudian dia segera keluar dari aquariumnya, yang menandakan sudah ada yang memesan. Tidak berapa lama salah satu teman saia yang sudah tidak kuat ingin merasakan hangatnya tubuh salah satu wanita itu segera menunjuk salah satu wanita yang ada di balik kaca itu seraya memberikan isyarat kepada gremo yang menemani kami. &lt;br /&gt;“ooo, Lulu…”&lt;br /&gt;Kata gremo itu dan tanpa membuang waktu segera mempersilahkan teman saia untuk bersiap-siap di dalam kamar.&lt;br /&gt;“doakan aku yah..”&lt;br /&gt;Setengah bergurau dia.&lt;br /&gt;Satu jam hampir berlalu, giliran teman saia yang satu akhirnya menentukan pilihan. Wanita berbaju biru ditunjuknya, dan ia pun segera menghilang di antara kamar-kamar wisma itu.&lt;br /&gt;Saia…&lt;br /&gt;Kapan giliran saia?&lt;br /&gt;Segera setelah teman saia itu masuk, kami berdua yang tersisa, saia dan teman saia yang satunya lagi segera meninggalkan Barbara dan pergi mencari makan. Karena dari awal memang saia tidak memiliki niat sedikitpun untuk mencicipi salah satu wanita di dolly. Bayangkan, uang di dompet saja hanya tersisa 40 ribu perak, yang bahkan nenek-nenek sekalipun tidak mau di bayar dengan harga segitu.&lt;br /&gt;Wakakakaka…..&lt;br /&gt;Petualangan malam itu di akhiri dengan makan nasi cumi super mahal di daerah pasar keputran, yang sepiringnya di bandrol 20 ribu!!!!!&lt;br /&gt;Astaganaga…. Mudah-mudahan warung itu cepat tutup saja deh. n____n&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8316712997298509036-2752505474129583416?l=punyarikes.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://punyarikes.blogspot.com/feeds/2752505474129583416/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://punyarikes.blogspot.com/2009/05/barbara-oh-barbara-petualangan-di-bukit.html#comment-form' title='4 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8316712997298509036/posts/default/2752505474129583416'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8316712997298509036/posts/default/2752505474129583416'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://punyarikes.blogspot.com/2009/05/barbara-oh-barbara-petualangan-di-bukit.html' title='Barbara... oh Barbara... (Petualangan di bukit Surabaya)'/><author><name>rikes</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17972188450503775618</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_TtAWyr338jI/Scqj3WjlPDI/AAAAAAAAADg/v1PYrTGczvQ/S220/Picture+047.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_TtAWyr338jI/SgutfkEJz6I/AAAAAAAAAEI/UO3DtOoS9Yo/s72-c/image0.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8316712997298509036.post-95033198323648820</id><published>2009-03-25T14:19:00.000-07:00</published><updated>2009-10-08T11:24:40.729-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='cinta monyet'/><title type='text'>Cinta "Tai Kucing"</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_TtAWyr338jI/ScqhYwzYJjI/AAAAAAAAADY/DSlqwLlVgoY/s1600-h/CAIRKT4Z.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 229px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_TtAWyr338jI/ScqhYwzYJjI/AAAAAAAAADY/DSlqwLlVgoY/s320/CAIRKT4Z.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5317239756853618226" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Kata orang cinta itu bisa bikin tai kucing jadi rasa coklat, bisa bikin preman yang garang jadi little puppy, bisa bikin sapi jadi monyet &lt;br /&gt;*lebay dah… ~___~*&lt;br /&gt;Bikin kita jadi orang lain. Tapi benarkah bikin kita gak jadi diri kita sebenarnya? Atau mungkin malah itu diri kita sebenarnya? Diri kita sebenarnya ketika kita lagi jatuh cinta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gw punya temen kuliah yang sangat pintar dan berprestasi dalam mata kuliah ngomong jorok. Untuk menghindarkan gw dari marabahaya, kita sebut saja dia Henus.&lt;br /&gt;Suatu hari gw, Henus, dan temen2 lainnya lagi pegi ke TP Surabaya. Ditengah jalan tiba2 kita ketemu sama gebetannya di Friendster, kita sebut saja namanya bunga… &lt;br /&gt;*kayak mas2 di buser SCTV aja!*&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang terjadi dengan henus? Pemandangan yang gw liat, seorang Henus berdiri dengan sekali2 tertunduk, sekali2 tersenyum, kedua tangan dibelakang dan hanya 2 kata yang mendominasi pembicaraan mereka, &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“hahahaha…” &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dan &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“iya…”. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Udah kayak pak RT yang lagi pidato sambil kebelet nahan Eek, beberapa menit kedepan saat itu, anjing, babi, dkk dikandangin entah dimana.&lt;br /&gt; Untuk pertama kalinya dalam hidup gw, gw ngeliat temen gw yang satu ini jinak. &lt;br /&gt;Causal Factor : si Bunga tentu saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Liburan tanggal 9 kemaren gw habiskan dengan memandangi birunya lautan yang kereeeennnn bangetttt, di wisata bahari Lamongan. Kalo gw ditanya dimana tempat yang paling asik dan paling nyaman di muka bumi ini. Menurut gw, &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PANTAI &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan disanalah gw saat itu, sebuah tanjung di utara pulau Jawa dengan bentang lautan yang luas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sehari liburan ditengah-tengah kepenatan kuliah dan pekerjaan di kantor, menarik keluar sisi melankolis gw yang membuat gw memikirkan hal yang aneh2.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Like my ex.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gak perlu waktu lama untuk menyadari kalo wisata bahari lamongan adalah tempat yang dipenuhi oleh segala macam hal berbau kodok. *namanya juga tanjung kodok*&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal yang membawa gw ke tempat dimana ada seorang kodok yang begitu kepengennya untuk menjadi seorang pangeran demi mengimbangi sang princess. His wishes is, they’ll happily ever after.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untung tak dapat di raih, malang itu rumahnya si nita… *ada yang tau siapa nita??? n___n*&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kisah seperti itu cuman ada di dongeng aja, realitanya… cinta aja gak akan pernah &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;cukup untuk menyulap si kodok menjadi seorang pangeran tampan. &lt;br /&gt;Kisah ini pun berakhir tragis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pergilah sang kodok bermain hujan sampe nyasar dipantai. Dan bertemulah dia dengan cewe pantai yang bawaannya santai kayak di pantai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan “kepolosannya”, dia menemukan kenyamanan dengan cewe pantai yang santai kayak di pantai ini. Dia pikir this is the right one.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Benarkah?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata si kodok terlalu cepat mengambil keputusan tanpa memikirkan perasaan si anak pantai ini yang sebenernya adalah sahabat si princess.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;It ended just like it never begun.&lt;br /&gt;TT____TT&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hehehehe&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Udah kayak dongeng sebelum tidur aja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya… ya… I’m that frog&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kata orang cinta itu seperti dark chocolate, pait… tapi gak sedikit orang yang menyukainya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aneh…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalo emang gak enak, kenapa orang masih tetap menyukainya?&lt;br /&gt;Kalo emang sakit, kenapa harus merasakannya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tai lah…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut gw cinta itu kayak tai kucing, dimanapun itu ditempatkan oleh si kucing, akan menyangkut kepentingan orang banyak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada yang marah,&lt;br /&gt;*orang yang gak sengaja nginjek tu tai, orang yang rumahnya di eek-in sama tu kucing, orang yang kebauan gara2 tu tai kucing*&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada yang sakit,&lt;br /&gt;*siapa lagi kalo bukan yang rumahnya di jadiin wc nya si kucing*&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada yang sedih,&lt;br /&gt;*orang yang terharu ngeliat kucing boker. Ada gak yah? n___n*&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi ada juga yang seneng,&lt;br /&gt;*ya si kucing lah, secara udah lega lahir batin dia*&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang bahagia,&lt;br /&gt;*tetangganya orang yang rumahnya di eek-in sama si kucing, “untung bukan rumah gw”*&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada yang tertawa,&lt;br /&gt;*orang yang ngeliat korban “ranjau”-nya si kucing*&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumprit dah…&lt;br /&gt;nyakitih hati seorang cewe itu bukanlah pekerjaan yang menyenangkan, apalagi orang yang pernah berbagi kenangan dan rasa sayang dengan kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasanya kayak lagi makan tai kucing&lt;br /&gt;*lebay dah… ~____~*&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi masalahnya di dunia ini kita gak bisa nyenengin hati semua orang. Ketika ada yang bahagia, di saat yang sama kita gak bisa menahan seseorang untuk bersedih. Suatu ralita paradox. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cinta emang aneh…&lt;br /&gt;Tapi kenyataannya ketika sesuatu emang harus berakhir,&lt;br /&gt;Hal itu berakhir&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;hagh...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan senja itu pun gw akhiri dengan pergi menceburkan diri gw ke tengah lautan yang luas...&lt;br /&gt;Tapi tenang, gw pake pelampung koq. Entah berapa liter air laut yang gw minum sore itu, semua berkat jasa mas2 banana boat yang dengan sukses membuat kami terjun bebas ke lautan menggunakan balon pisang kuning berkecepatan tinggi itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*thanx God semua dapat terlakasana setelah kami merelakan 175K melayang untuk menyuap mas2 banana,sehingga kami jadi orang terakhir yang diijinkan untuk menaiki banana boat padahal WBL sudah tutup*  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika kita sampai di persimpangan jalan dan peta yang kita pegang berbeda, disitulah saatnya untuk saling  mengucapkan salam perpisahan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8316712997298509036-95033198323648820?l=punyarikes.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://punyarikes.blogspot.com/feeds/95033198323648820/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://punyarikes.blogspot.com/2009/03/cinta-tai-kucing.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8316712997298509036/posts/default/95033198323648820'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8316712997298509036/posts/default/95033198323648820'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://punyarikes.blogspot.com/2009/03/cinta-tai-kucing.html' title='Cinta &quot;Tai Kucing&quot;'/><author><name>rikes</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17972188450503775618</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_TtAWyr338jI/Scqj3WjlPDI/AAAAAAAAADg/v1PYrTGczvQ/S220/Picture+047.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_TtAWyr338jI/ScqhYwzYJjI/AAAAAAAAADY/DSlqwLlVgoY/s72-c/CAIRKT4Z.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8316712997298509036.post-1746677473339042452</id><published>2009-02-15T21:59:00.000-08:00</published><updated>2009-10-08T11:42:29.710-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='lagi kejedot'/><title type='text'></title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_TtAWyr338jI/SZkBsAdFFtI/AAAAAAAAADA/GE6TaRH0sgk/s1600-h/valentine.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 284px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_TtAWyr338jI/SZkBsAdFFtI/AAAAAAAAADA/GE6TaRH0sgk/s320/valentine.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5303271891753309906" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenapa valentine yang identik dengan kasih sayang hampir selalu diidentikan dengan warna pink? Emang ada hubungannya kah antara kasih sayang or cinta itu dengan warna pink? Koq saya gak bisa menemukan korelasinya yah?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari valentine kali ini saya habiskan dengan mengelilingi salah satu mall di Surabaya menemani teman saya mencari hadiah valentine buat cewe nya. Ironisnya dimalam yang sama, teman saya itu memutuskan untuk putus dengan pacarnya. Kasian yah? But that’s the story of love, sometimes we just don’t understand. Ada satu hal yang saya perhatikan sedikit mencolok di hampir setiap sudut mall. Siang tadi penuh dengan nuansa warna pink. Memang bukan hal yang mengejutkan valentine selalu identik dengan warna pink, hanya saja baru kali ini sang otak tergelitik oleh sang mata untuk memikirkan pertanyaan, ada apa yah dengan warna pink? *AADWP(ada apa dengan warna pink) hohoho…*&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gak sedikit SPG2 yang menggunakan baju warna pink sebagai seragam mereka melayani pembeli pada hari valentine. Beberapa saat berkeliling, saya juga mulai menemukan pasangan2 yang kembaran menggunakan baju yang sama, juga dengan nuansa warna pink. Lucu juga sih, *mupeng juga dikit… ~___~*, membayangkan apa yah kira2  kisah mereka? Kisah dari tiap hubungan, kisah dari tiap cinta mereka. Kadang pikiran2 nakal mulai membayangkan yang nggak2. Bukan berarti saya ini manusia berotak mesum, hanya saja sering memikirkan kira2 apa yah akhir dari romantisme ini nantinya? Seperti yang tadi saya bilang, semua pasangan punya kisah dan banyak yang hanya diketahui oleh mereka berdua saja. Rasanya gak sedikit dari mereka yang akan berakhir dengan mem-booking kamar hotel, karena ujung dari romantisme yang kebanyakan tidak akan melenceng jauh dengan yang namanya kebutuhan sex. Well, it’ll  be the peak of romanticism i guess.&lt;br /&gt;Dulu sering membayangkan, seandainya aja para celana dalam sedang mengadakan arisan dan sifat mereka itu persis seperti ibu2 PKK. Wuih… entah cerita menarik apa saja yang akan muncul dalam arisan itu yah? Mungkin “si berenda putih” akan bercerita tentang majikannya yang tiap pagi pergi ke kantor, dan tentang teman baru, “si GT MAN hitam” yang ditemuinya pada suatu siang di kamar hotel. Rasanya gak perlu kaget kalo ternyata majikan “si GT MAN hitam”  adalah bos dari majikan “si berenda putih”. Atau siapa yang mengira jika “si thong pink” *pink lagi..pink lagi..* yang imut itu harus bekerja extra keras demi menahan sebatang tonjolan milik tuannya…, “gosh… she’s a guy!!!!”. Anda mungkin bisa melihat “si mini berpita” sedang cekikikan menceritakan pengalamannya kepada “si maxi krem” ketika dirinya secara paksa ditarik dari jemuran dan di bawa kabur oleh seorang kakek *what an old pervert!!!* demi memuaskan fantasi sang kakek. “Si maxi krem” mungkin hanya akan tersenyum sambil bertanya-tanya di dalam hati, mengapa tidak ada seorangpun yang tertarik untuk memberikan pengalaman yang sama seperti apa yang dialami oleh “si mini berpita” kepadanya. Pada kenyataannya “si maxi krem” adalah kepunyaan dari seorang nenek yang memiliki suami seorang old pervert. Dan masih banyak lagi cerita lainnya yang mungkin akan bisa jauh lebih gila dari pada imajinasi saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disamping semua hal itu, siapa yang perduli dengan apa yang akan terjadi di malam valentine kali ini buat tiap2 pasangan itu? Saya juga tidak mendapatkan jawaban dari AADWP, dan memang tidak mau membuang energy terlalu banyak hanya untuk memikirkan hal seperti itu. Jam tangan saya sudah menunjukan pukul 4 sore dan perut saya sudah mulai membunyikan genderang perang. Tanpa membuang waktu lama saya dan teman2 saya segera pergi meninggalkan mall tersebut menuju depot makan. Valentine kali ini di tutup dengan hujan deras yang mengguyur kami ketika perjalanan pulang dan tidak meninggalkan satupun bagian kering dari tubuh saya. n____n&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8316712997298509036-1746677473339042452?l=punyarikes.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://punyarikes.blogspot.com/feeds/1746677473339042452/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://punyarikes.blogspot.com/2009/02/kenapa-valentine-yang-identik-dengan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8316712997298509036/posts/default/1746677473339042452'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8316712997298509036/posts/default/1746677473339042452'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://punyarikes.blogspot.com/2009/02/kenapa-valentine-yang-identik-dengan.html' title=''/><author><name>rikes</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17972188450503775618</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_TtAWyr338jI/Scqj3WjlPDI/AAAAAAAAADg/v1PYrTGczvQ/S220/Picture+047.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_TtAWyr338jI/SZkBsAdFFtI/AAAAAAAAADA/GE6TaRH0sgk/s72-c/valentine.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8316712997298509036.post-8734424899618648559</id><published>2009-01-27T01:58:00.000-08:00</published><updated>2009-10-08T11:43:51.379-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='lagi kejedot'/><title type='text'>and the story goes</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_TtAWyr338jI/SX7cNTWOZnI/AAAAAAAAACg/dvVMdhtIaqo/s1600-h/Agnes+Monica+Album+And+The+Story+Goes+Cover.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 250px; height: 249px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_TtAWyr338jI/SX7cNTWOZnI/AAAAAAAAACg/dvVMdhtIaqo/s320/Agnes+Monica+Album+And+The+Story+Goes+Cover.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5295912332924184178" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;meta name="Generator" content="Microsoft Word 12"&gt;&lt;meta name="Originator" content="Microsoft Word 12"&gt;&lt;link rel="File-List" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CRIKES_%7E1%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_filelist.xml"&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;o:officedocumentsettings&gt;   &lt;o:relyonvml/&gt;   &lt;o:allowpng/&gt;  &lt;/o:OfficeDocumentSettings&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;link rel="themeData" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CRIKES_%7E1%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_themedata.thmx"&gt;&lt;link rel="colorSchemeMapping" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CRIKES_%7E1%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_colorschememapping.xml"&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:trackmoves/&gt;   &lt;w:trackformatting/&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:donotpromoteqf/&gt;   &lt;w:lidthemeother&gt;EN-US&lt;/w:LidThemeOther&gt;   &lt;w:lidthemeasian&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeAsian&gt;   &lt;w:lidthemecomplexscript&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeComplexScript&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;    &lt;w:splitpgbreakandparamark/&gt;    &lt;w:dontvertaligncellwithsp/&gt;    &lt;w:dontbreakconstrainedforcedtables/&gt;    &lt;w:dontvertalignintxbx/&gt;    &lt;w:word11kerningpairs/&gt;    &lt;w:cachedcolbalance/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;m:mathpr&gt;    &lt;m:mathfont val="Cambria Math"&gt;    &lt;m:brkbin val="before"&gt;    &lt;m:brkbinsub val="--"&gt;    &lt;m:smallfrac val="off"&gt;    &lt;m:dispdef/&gt;    &lt;m:lmargin val="0"&gt;    &lt;m:rmargin val="0"&gt;    &lt;m:defjc val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent val="1440"&gt;    &lt;m:intlim val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim val="undOvr"&gt;   &lt;/m:mathPr&gt;&lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate="false" defunhidewhenused="true" defsemihidden="true" defqformat="false" defpriority="99" latentstylecount="267"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="0" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Normal"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="heading 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 7"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 8"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 9"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 7"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 8"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 9"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="35" qformat="true" name="caption"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="10" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Title"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="1" name="Default Paragraph Font"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="11" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtitle"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="22" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Strong"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="20" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="59" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Table Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" unhidewhenused="false" name="Placeholder Text"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="1" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="No Spacing"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" unhidewhenused="false" name="Revision"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="34" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="List Paragraph"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="29" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Quote"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="30" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Quote"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="19" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtle Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="21" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="31" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtle Reference"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="32" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Reference"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="33" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Book Title"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="37" name="Bibliography"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" qformat="true" name="TOC Heading"&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;style&gt; &lt;!--  /* Font Definitions */  @font-face 	{font-family:"Cambria Math"; 	panose-1:2 4 5 3 5 4 6 3 2 4; 	mso-font-charset:1; 	mso-generic-font-family:roman; 	mso-font-format:other; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:0 0 0 0 0 0;} @font-face 	{font-family:Calibri; 	panose-1:2 15 5 2 2 2 4 3 2 4; 	mso-font-charset:0; 	mso-generic-font-family:swiss; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:-1610611985 1073750139 0 0 159 0;}  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-unhide:no; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-parent:""; 	margin-top:0in; 	margin-right:0in; 	margin-bottom:10.0pt; 	margin-left:0in; 	line-height:115%; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:"Calibri","sans-serif"; 	mso-ascii-font-family:Calibri; 	mso-ascii-theme-font:minor-latin; 	mso-fareast-font-family:Calibri; 	mso-fareast-theme-font:minor-latin; 	mso-hansi-font-family:Calibri; 	mso-hansi-theme-font:minor-latin; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; 	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} .MsoChpDefault 	{mso-style-type:export-only; 	mso-default-props:yes; 	mso-ascii-font-family:Calibri; 	mso-ascii-theme-font:minor-latin; 	mso-fareast-font-family:Calibri; 	mso-fareast-theme-font:minor-latin; 	mso-hansi-font-family:Calibri; 	mso-hansi-theme-font:minor-latin; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; 	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} .MsoPapDefault 	{mso-style-type:export-only; 	margin-bottom:10.0pt; 	line-height:115%;} @page Section1 	{size:8.5in 11.0in; 	margin:1.0in 1.0in 1.0in 1.0in; 	mso-header-margin:.5in; 	mso-footer-margin:.5in; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;} --&gt; &lt;/style&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-priority:99; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; 	mso-para-margin-top:0in; 	mso-para-margin-right:0in; 	mso-para-margin-bottom:10.0pt; 	mso-para-margin-left:0in; 	line-height:115%; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:"Calibri","sans-serif"; 	mso-ascii-font-family:Calibri; 	mso-ascii-theme-font:minor-latin; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-theme-font:minor-fareast; 	mso-hansi-font-family:Calibri; 	mso-hansi-theme-font:minor-latin;} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;  &lt;p style="font-family: verdana;" class="MsoNormal"&gt;Tanpa bermaksud untuk menjiplak judul dari salah satu albumnya Agnes Monica, entah kenapa dalam beberapa hari ini, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;this words like stuck in my head&lt;/span&gt;. Cerita awalnya saat beberapa hari yang lalu ketika saya, atasan saya, dan salah satu panitia camp di kampus *dan kantor saya* sedang membicarakan outline hari terakhir yang akan dicetak dalam buku acara, hal pertama yang&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;terlintas dalam benak saya tentang kata2 yang cukup keren untuk mengakhiri camp adalah “&lt;span style="font-style: italic;"&gt;and the life must go on…&lt;/span&gt;”. Gak berapa lama setelah saya mengatakannya, terlintas kata2 keren kedua dalam pikiran saya, “&lt;span style="font-style: italic;"&gt;and the story goes…&lt;/span&gt;”, yang untuk beberapa saat setelahnya saya berpikir kata2 ini jauh lebih keren dari pada yang pertama. Namun yang mengurungkan niat saya untuk menyuruh panitia teman saya itu supaya menjadikan kata2 “&lt;span style="font-style: italic;"&gt;and the story goes&lt;/span&gt;” sebagai outline adalah karena tiba2 atasan saya nyeletuk, “agnes monica dong…”, dan ketika itu saya setuju dengan pendapat atasan saya , koq agnes monica banget?&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: verdana;" class="MsoNormal"&gt;Semakin lama dipikir sesudah itu, saya semakin merasa kalo kata2 “&lt;span style="font-style: italic;"&gt;and the story goes&lt;/span&gt;” itu jauh lebih keren dari pada “&lt;span style="font-style: italic;"&gt;and the life must go on&lt;/span&gt;”. So what kalo itu salah satu judul albumnya agnes monica? Craig David juga punya judul album yang sama, gak tau juga siapa yang duluan. Lagipula sebenarnya outline2 lainnya dari buku acara kita juga mengambil kata2 yang populer dari TV &lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;*bahkan salah satu outline adalah jargon dari nokia, hehehe…*&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: verdana;" class="MsoNormal"&gt;Yah…&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: verdana;" class="MsoNormal"&gt;Gak penting sih sebenernya , karena pada akhirnya saya malas juga nyuruh teman panitia saya itu untuk mengubah lagi outline tersebut. Hanya saja kata2 itu gak bisa begitu aja hilang dari kepala saya. &lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: verdana;" class="MsoNormal"&gt;Buat saya “&lt;span style="font-style: italic;"&gt;and the story goes&lt;/span&gt;” punya makna yang cukup kuat untuk menggelitik sisi melankolis saya yang senang memikirkan hal2 yang kadang emang gak penting &lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;*hehehehe…*&lt;/span&gt;, khususnya dalam hal&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;cerita sebuah film yang saya tonton. Salah satu alasan kenapa saya lebih suka film dengan&lt;span style="font-style: italic;"&gt; happy ending &lt;/span&gt;ketimbang film dengan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;sad ending&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;yang biasanya jagoannya mati adalah karena biasanya saya akan menambahkan kata2 ini di akhir film, “&lt;span style="font-style: italic;"&gt;and the story goes&lt;/span&gt;”. Kira2 apa yah yang terjadi setelah ini dengan jagoannya? Abis ini mereka bakalan ngapain yah? &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Sumting like dat lar&lt;/span&gt;. Dan pada akhirnya sih kalo udah kayak gitu pasti akan sampe pada kesimpulan, sebenernya cerita itu kalo dilanjutin juga gak akan bener2 happy ending. &lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: verdana;" class="MsoNormal"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_TtAWyr338jI/SX7dMkwff2I/AAAAAAAAACo/92NMscEXPuU/s1600-h/images.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 129px; height: 84px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_TtAWyr338jI/SX7dMkwff2I/AAAAAAAAACo/92NMscEXPuU/s400/images.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5295913419929517922" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Meskipun di akhir cerita queen Clarisse dan dan joseph akhirnya menikah dalam film princess diaries 2, kalo mau &lt;span style="font-style: italic;"&gt;the story goes&lt;/span&gt; tentang kehidupan mereka, pasti gak selamanya mereka akan hidup seperti itu, pasti bakalan berantem, pasti bakalan bosen, dan gak menutup kemungkinan bakalan cerai deh. Masa Ratu bakalan mau tunduk terus sama sopirnya, bayangin kalo si Ratu lagi &lt;span style="font-style: italic;"&gt;bad mood&lt;/span&gt;.&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;*gak penting yah? hehehehe, emang!*&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: verdana;" class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: verdana;" class="MsoNormal"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_TtAWyr338jI/SX7duX1rqcI/AAAAAAAAACw/ELibXI4Ibj8/s1600-h/31509189_bff8dc9208.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 400px; height: 290px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_TtAWyr338jI/SX7duX1rqcI/AAAAAAAAACw/ELibXI4Ibj8/s400/31509189_bff8dc9208.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5295914000577178050" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Ketika Landon(Shane West) akhirnya bilang ke Jammie(Mandy more), “&lt;span style="font-style: italic;"&gt;will you marry me?&lt;/span&gt;”&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;yang padahal tinggal tunggu ajal menjemput &lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;*n__n, duh bahasnya…*&lt;/span&gt; dalam film a walk to remember, penonton dibuat terharu. Dan dengan scene romantic lainnya, seolah-olah ingin memaksa penonton pada akhirnya berpikir, “ya udah lah gpp juga kalo jammie pada akhirnya mati, toh mereka udah memiliki kisah yang bahagia waktu pacaran.” &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Com’ on guys&lt;/span&gt;, emang keliatannya sih indah, tapi kalo ketemu “&lt;span style="font-style: italic;"&gt;and the story goes&lt;/span&gt;” buat cerita ini, landon &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;pasti bakalan ketemu cewe laen dan pada akhirnya jammie akan tetap membusuk di bawah sana. &lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: verdana;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Even a happy ending story doesn’t have a really happy ending story, why we can’t just leave the “&lt;/span&gt;jagoannya&lt;span style="font-style: italic;"&gt;” still alive at the end of the story and keep it that way? &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;*lebay dah, gak penting sih ni tulisan, lagian udah dibilangin gak penting dari awal juga, tetep dibaca aja. hehehehehhe n____n*&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: verdana;" class="MsoNormal"&gt;Cukup untuk bagian gak pentingnya! Sekarang ke bagian yang agak penting dikiiit…&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: verdana;" class="MsoNormal"&gt;n______n&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: verdana;" class="MsoNormal"&gt;Kadang suka memasukan kata2 ini ke dalam kehidupan pribadi saya juga sih. Filosofi yang cukup melekat dalam kehidupan saya adalah, hidup ini adalah sebuah perjuangan. Karena dalam hidup saya gak ada satu pun yang saya inginkan bisa saya dapatkan dengan mudah, dan gak sedikit bagian mengharukannya lho&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;_TT___TT_ &lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;*halah, koq jadi curcol (curhat colongan) gini seeehhh??? hehehehe*&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: verdana;" class="MsoNormal"&gt;Gak tau juga, tapi setelah diinget-inget lagi, kata2 ini adalah kata2 penyemangat yang saya perkatakan ketika menghadapi masalah. Bukan bermaksud untuk menjadi orang yang apatis, dan pasrah sama apapun yang terjadi. Tapi sadar gak sadar, manusia seringkali ketika sedang menghadapi masalah yang gede banget, cenderung bersikap seolah-olah dunia ini udah berakhir. &lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;*Padahal kan belom! kayak udah tau aja gimana akhir dunia*&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: verdana;" class="MsoNormal"&gt;Mau gak mau, suka gak suka, sehebat apapun masalah yang datang, hal itu gak akan menjadi penyebab akhir dari dunia ini. &lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;*kecuali sih kalo milih buat bunuh diri, itu bodooooh namanya*&lt;/span&gt; Apapun yang terjadi dalam kehidupan kita, baik atau buruk, tawa atau air mata, menyebalkan atau sangat menyebalkan, &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;ceritanya akan terus berlanjut, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;which mean the story goes&lt;/span&gt;. Yang sering kita lakukan adalah mencoba untuk membuat cerita itu tetap sesuai dengan apa yang kita harapkan. Padahal sebenernya kalo mau jujur, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;we always expecting a story that we never can expect before&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;*bener gak yah bahasa inggrisnya?hehehe*&lt;/span&gt;, karena itu baru yang namanya cerita seru! &lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: verdana;" class="MsoNormal"&gt;Masalah adalah hal yang pasti dalam setiap kehidupan, itu adalah bagian dari cerita. Yang mampu membuat perbedaan adalah sikap apa yang akan kita ambil ketika masalah itu datang. Apakah kita akan memilih untuk menghadapi hari esok dengan letih, lesu dan berbeban berat? Atau memilih untuk tetep tersenyum dan berkata, “&lt;span style="font-style: italic;"&gt;and the story goes…&lt;/span&gt;” &lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;*dengan nada riang*.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: verdana;" class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: verdana;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: verdana;" class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="color: rgb(51, 255, 51); font-family: verdana;" class="MsoNormal"&gt;Ps : mulai blog ini saya menambahkan hal baru dalam tulisan saya, yaitu tanda&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt; ** &lt;/span&gt;yang saya plagiat dari blog atasan saya di kantor.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Jadinya sebelum dituduh plagiaters, setidaknya saya sudah mengakuinya duluan. Hehehehe&lt;/p&gt;  &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8316712997298509036-8734424899618648559?l=punyarikes.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://punyarikes.blogspot.com/feeds/8734424899618648559/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://punyarikes.blogspot.com/2009/01/and-story-goes.html#comment-form' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8316712997298509036/posts/default/8734424899618648559'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8316712997298509036/posts/default/8734424899618648559'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://punyarikes.blogspot.com/2009/01/and-story-goes.html' title='and the story goes'/><author><name>rikes</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17972188450503775618</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_TtAWyr338jI/Scqj3WjlPDI/AAAAAAAAADg/v1PYrTGczvQ/S220/Picture+047.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_TtAWyr338jI/SX7cNTWOZnI/AAAAAAAAACg/dvVMdhtIaqo/s72-c/Agnes+Monica+Album+And+The+Story+Goes+Cover.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8316712997298509036.post-1423226987792166288</id><published>2009-01-22T02:52:00.000-08:00</published><updated>2009-10-08T11:44:22.591-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='lagi kejedot'/><title type='text'>a moment to stop and start to think about...</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_TtAWyr338jI/SXhdYzZl8GI/AAAAAAAAACA/EHEXjQGs5sw/s1600-h/business-12.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 264px; height: 400px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_TtAWyr338jI/SXhdYzZl8GI/AAAAAAAAACA/EHEXjQGs5sw/s400/business-12.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5294084042669813858" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;h2&gt;Think about this..&lt;/h2&gt;          &lt;p&gt;Terkadang menjalankan kehidupan ini bisa begitu membosankan!&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Banyaaaak banget masalah yang harus kita hadapi,ga tau itu bisa kita hadapi,atau hampir membuat kepala ini mau pecah aja rasanya. Bahkan sekalipun kita udah berhasil hadapi, satu hal yang pasti adalah hal itu ga akan pernah habis alias besok kita harus siap2 dengan yang baru! Mungkin rumusnya,&lt;/p&gt; &lt;p&gt;HIDUP = MASALAH;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pernah ga sih ngerasa seperti terjebak dalam suatu masalah yang begitu menyesakkan sampe2 membuat kita berkhayal seandainy aja kita bisa punya kekuatan dari salah satu heroesnya di Fantastic 4, rasanya mau ngilang aja. Terkadang pengen banget ke suatu tempat dimana ga ada orang yang kenal sama kita..., gak satupun!&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Udah cape2 menghadapi semua itu dengan susah payah, kita juga harus menhadapi siklus kehidupan yang paling terakhir, MATI!!!&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Mungkin hal itu memang lebih baik, soalnya saat itulah kita ga akan menghadapi masalah lagi kan? Tapi skenario yang paling buruknya lagi adalah, sebelum kita menghadapi kematian kita harus lewatin hukum alam buat semua organisme yang hidup, yaitu penurunan kemampuan tubuh,dimana kita ga bisa lagi ngeliat sejelas dulu, ga bisa berdiri setegak dulu, bahkan mungkin harus mulai mengandalkan orang lain dalam memenuhi kebutuhan kita yang sepele. Satu hal yang paling menakutkan gw adalah ketika gw sadar kalo masa tua adalah hal yang gak mungkin kita hindari.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_TtAWyr338jI/SXhft7w6UWI/AAAAAAAAACI/e3gMHjvNIOU/s1600-h/lighting-a-cigarette-off-a-100-candle-funny-old-la1.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 144px; height: 190px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_TtAWyr338jI/SXhft7w6UWI/AAAAAAAAACI/e3gMHjvNIOU/s320/lighting-a-cigarette-off-a-100-candle-funny-old-la1.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5294086604715610466" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;MASA TUA = KETIDAKBERDAYAAN;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sadar ga sadar, mungkin… mungkin kita ini bisa dianalogikan seperti hewan yang lagi digiring ke tempat pembantaian dan selama perjalanan menuju kesana tetap aja jadi hewan pemikul barang tuannya, yang notabene walaupun kita sadar, kita tetap aja jalan di jalan yang sama dan... perlu dicatat!!! KITA MELAKUKAN ITU SEMUA KARENA PILIHAN KITA SENDIRI!!!&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bisa aja kan kalo hewan itu mau, dia menjatuhkan dirinya ke jurang atau membenturkan kepalanya di batu atau hal lainnya setidaknya dia melakukan sesuatu yang benar2 diinginkannya?&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Toh endingnya sama, pada akhirnya dia harus mati juga! Ga ada bedanya kan? Mati sekarang atau mati nanti, It just matter of time. Kebanyakan orang takut mati karena berpikir akan sangat menyakitkan seandainya menjatuhkan dirinya kejurang or gantung diri, yah coba aja dipikirin, mending sakit sekali trus semuanya selesai or berpuluh-puluh tahun harus menghadapi susahnya masalah yang ga pernah abis dan endingnya juga sama… mati.&lt;br /&gt;hehehehehehe…………&lt;br /&gt;(wah…mulai ga beres neh tulisannya!! n___n; )&lt;/p&gt;   &lt;p&gt;Lho koq rasanya gw jadi orang yang menyarankan  untuk bunuh diri yah? Tapi ya masuk akal kan logikanya, kematian kan sebenernya adalah suatu proses pemberian kesempatan kehidupan baru untuk berkembang,coba kalo ga ada yang mati, dunia ini pasti penuhnya ga karuan. Jadi apa salahnya kalo kita beramal dan mempercepat proses itu?&lt;br /&gt;(wah udah gila ni anak!!!!n____n;)&lt;/p&gt;    &lt;p&gt;huahahahaha&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Gw mau cerita!&lt;br /&gt;Kemarin saat gw lagi dalam perjalanan ke stasiun pasar turi surabaya buat pulang ke jakarta dengan angkutan kota mobil kecil (macem mikrolet kalo di jakarta,bukan bemo macem di tanjung priuk or daerah grogol), disini orang menyebutnya bemo. Gw menemukan satu hal yang sangat menarik buat kehidupan gw.&lt;br /&gt;Di tengah perjalanan bemo yang gw naikin berhenti buat mengangkut penumpang, saat itu ada seorang nenek tua yang naik di bemo itu. Dengan susah payah dia mencoba untuk naik ke dalam bemo. Gw bisa melihat gemetar tangannya saat mencoba mengangkat tubuhnya masuk ke dalam bemo itu. Saat itu gw ga bisa dengan cepat membantu sang nenek untuk naik karena tangan gw penuh dengan barang2 yang akan gw bawa ke jakarta. Beberapa saat kemudian si nenek udah duduk di samping gw. Sambil tersenyum ke arah gw, tanpa sepatah katapun kita  melanjutkan perjalanan dengan bemo. Sampe disatu saat ketika si sopir bemo tiba2 ga melewati rute jalan yang biasanya (wajarlah, gw kan gak tiap hari pulang jakarta, mana gw tau kalo ada perubahan rute di daerah itu!). Otomatis gw nanya kan ke sopir, tapi tu sopir kayak ga ngegubris protes gw gitu. Sambil sedikit ngomel karena berpikir akan jalan lumayan jauh, gw minta turun saat bemo itu berhenti. Ternyata si sopir ga denger apa yang gw bilang, jadinya saat gw masih belum sepenuhnya turun, si sopir udah tancap gas. Singkatnya gw hampir jatuh dan si nenek tertawa ngeliat gw. Trus si nenek ngejelasin kalo rutenya memang berubah tapi tujuannya sama. Akhirnya kita berdua ngobrol2 sepanjang jalan yang tinggal deket lagi itu. Si nenek yang bajunya udah lusuh banget dan tubuhnya yang kelihatan udah renta banget langsung bisa mengakrabkan diri dengan gw. Dia menceritakan tentang anak2 dan cucunya yang saat ini udah kerja sebagai programer di jakarta. Gw bisa ngeliat tawanya yang lepas saat menceritakan hal itu, walaupun semua giginya udah ga ada lagi yang tersisa saat itu, gw bisa melihat kebahagiaan dalam kerentaanya yang rasanya begitu ga menyenangkan dalam pikiran gw, yang membuat gw bertanya-tanya apa yang bisa membuat dia sebahagia itu melewati fase hidup yang penuh dengan ketidakberdayaan seperti ini. Apa yang bisa membuat si nenek puas dengan kehidupannya yang seperti itu? Puas dengan bajunya yang lusuh, padahal kalo dari cerita si nenek, anak or cucunya pasti bisa membelikan banyak baju baru buat dia. Tapi dia lebih puas dengan yang lama.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Gw menemukan kalo si nenek memiliki alasan kenapa dia mau terus memilih hidup dalam dunia yang penuh dengan masalah ini. Alasan kenapa si nenek tetap memilih untuk tersenyum ketika keadaan sepertinya sedang berkata, "it's ok koq kalo emang mau nangis! Dan gpp juga kalo emang mau marah2 or ngomel!". Si nenek menemukan kalo dia memiliki orang yang dicintainya dan yang juga balas mencintai dia. Orang2 itu adalah keluarganya, suaminya, anak2nya ,cucunya…&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Yup,&lt;/p&gt;si nenek menemukan alasan dari pilihannya, dia udah memilih bagian terbaik dalam hidupnya, memilih untuk tetap bahagia. &lt;p&gt;Hal inilah yang mendasari gw untuk menulis blog ini. Gw sama sekali ga bermaksud memprovokasi bunuh diri masal dan bersikap sebagai pengecut karena takut menghadapi masa tua. Tapi gw cuma mau bilang kalo hidup ini pasti akan hampa kalo kita ga bisa mencintai orang lain sampe2 ga ada orang yang mau mencintai kita. Hal yang paling menyedihkan adalah saat kita selalu minta dicintai sama orang lain, tapi disatu sisi ga mau ngertiin orang tersebut yang juga mau dicintai secara konkreet dengan sikap kita.&lt;/p&gt;   &lt;p&gt;Walupun masa tua adalah hal yang sangat gw takuti, tapi gw yakin gw ga akan menghadapinya seorang diri.&lt;br /&gt;Gw pengen melewati masa itu dengan seseorang yang gw cintai dan akan mencintai gw selamanya, It will be my wife.&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_TtAWyr338jI/SXhglh4iDJI/AAAAAAAAACY/1d0KeTejFEY/s1600-h/E4A4245C-C95E-4795-75ABEC3A3825EC7A.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 265px; height: 201px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_TtAWyr338jI/SXhglh4iDJI/AAAAAAAAACY/1d0KeTejFEY/s320/E4A4245C-C95E-4795-75ABEC3A3825EC7A.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5294087559840926866" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Disamping itu gw ngerasa ada seseorang yang juga selalu mencintai gw sampe kapanpun. And thats will be my God, Jesus Christ.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;n__________n&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8316712997298509036-1423226987792166288?l=punyarikes.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://punyarikes.blogspot.com/feeds/1423226987792166288/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://punyarikes.blogspot.com/2009/01/moment-to-stop-and-start-to-think-about.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8316712997298509036/posts/default/1423226987792166288'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8316712997298509036/posts/default/1423226987792166288'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://punyarikes.blogspot.com/2009/01/moment-to-stop-and-start-to-think-about.html' title='a moment to stop and start to think about...'/><author><name>rikes</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17972188450503775618</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_TtAWyr338jI/Scqj3WjlPDI/AAAAAAAAADg/v1PYrTGczvQ/S220/Picture+047.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_TtAWyr338jI/SXhdYzZl8GI/AAAAAAAAACA/EHEXjQGs5sw/s72-c/business-12.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8316712997298509036.post-7954241524357345628</id><published>2009-01-20T03:05:00.000-08:00</published><updated>2009-10-08T11:45:23.416-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pura2 pinter'/><title type='text'>who like cheese…?</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_TtAWyr338jI/SXWwwPKv9MI/AAAAAAAAABQ/eZ4tXXpn_RU/s1600-h/images.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 79px; height: 129px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_TtAWyr338jI/SXWwwPKv9MI/AAAAAAAAABQ/eZ4tXXpn_RU/s320/images.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5293331279795713218" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;“WHO MOVED MY CHEESE……!!!!!?????”&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;em&gt;“Kesunyian labirin&lt;br /&gt;saat itu diusik oleh teriakan Hem, seo&lt;/em&gt;&lt;em&gt;rang kurcaci yang kaget setengah mati&lt;br /&gt;setelah ia meyadari bahwa cheese&lt;/em&gt;&lt;em&gt; station C sekarang bukanlah lagi lorong yang&lt;br /&gt;biasa ia temui setiap hari dimana biasanya terdapat banyak cheese yang&lt;/em&gt;&lt;em&gt; lezat&lt;br /&gt;untuknya, namun telah berubah menjadi lorong kosong yang hanya terdapat sisa&lt;br /&gt;cheese b&lt;/em&gt;&lt;em&gt;usuk yang jauh dari rasa lezat.”&lt;/em&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;Buku yang sangat menarik untuk dibaca, padahal didalam&lt;br /&gt;sampul hard cover yang sangat tebal, hanya terdapat kurang dari 110 halaman&lt;br /&gt;termasuk daftar isi, dengan besar font mungkin 14 atau 15 dan spasi mungkin 1⅟₂.&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;Buku ini menceritakan tentang 4 tokoh yang berjuang mencari&lt;br /&gt;cheese dalam suatu labirin yang berliku. 4 tokoh ini terdiri dari 2 ekor tikus&lt;br /&gt;dan 2 ekor kurcaci.&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_TtAWyr338jI/SXWxr2-CkQI/AAAAAAAAABo/zLHBoNNAZfk/s1600-h/images.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 206px; height: 78px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_TtAWyr338jI/SXWxr2-CkQI/AAAAAAAAABo/zLHBoNNAZfk/s400/images.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5293332304092107010" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;Sniff(endus) adalah tikus yang senang mengendus dan&lt;br /&gt;menggunakan cara ini untuk mancari cheese. Ia dibantu oleh rekannya yang&lt;br /&gt;bernama scurry(lacak) yang senang bertindak dengan cepat.&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;Hem(kaku) adalah kurcaci yang seperti namanya, cenderung kaku&lt;br /&gt;dengan segala metode2 yang digunakanya dalam mencari cheese, sedangkan&lt;br /&gt;haw(aman) rekannya adalah kurcaci yang akan mengikuti apapun yang hem lakukan,&lt;br /&gt;karena ia cukup sejalan dengan paradigma hem yang jarang melakukan inovasi&lt;br /&gt;dalam metodenya yang menurut haw pasti akan sangat merepotkan.&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;Keempat tokoh ini mungkin bisa mewakili bagian dalam diri&lt;br /&gt;kita baik yang sederhana maupun yang rumit dalam menghadapi kehidupan dan&lt;br /&gt;setiap perubahan yang terjadi dalam hidup kita.&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;Sniff yang selalu aware dengan yang namanya perubahan dan&lt;br /&gt;selalu siap dengan sepatu larinya untuk mencari suatu sumber cheese baru&lt;br /&gt;seperti ketika sumber cheese mereka di cheese station C tiba2 lenyap(walalupun&lt;br /&gt;untuk tikus seperti sniff, ia tidak setuju dengan anggapan bahwa cheese itu&lt;br /&gt;tiba2 lenyap karena ia sudah mengendus adanya perubahan jumlah cheese di sana&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_TtAWyr338jI/SXWxDLTS98I/AAAAAAAAABY/hvO94PUxXU8/s1600-h/images.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 130px; height: 98px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_TtAWyr338jI/SXWxDLTS98I/AAAAAAAAABY/hvO94PUxXU8/s320/images.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5293331605175334850" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;jauh sebelumnya.)&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;Scurry yang begitu tau adanya perubahan yang terjadi dengan&lt;br /&gt;cheese mereka, tidak menunggu waktu lama untuk segera mengambil keputusan pergi&lt;br /&gt;mencari sumber baru bersama dengan rekannya sniff. Dan bisa ditebak, tidak&lt;br /&gt;membutuhkan waktu lama bagi mereka untuk dapan menemukan sumber cheese yang&lt;br /&gt;baru lagi, bahkan kali ini lebih banyak dari sebelumnya.&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;Bagaimana dengan hem dan haw? Seperti di awal, hem&lt;br /&gt;mangawalinya dengan teriakan seakan2 tidak percaya dengan yang dilihatnya.&lt;br /&gt;Kemudian ia pulang kerumah dan kembali keesokan harinya berharap mungkin besok&lt;br /&gt;ada yang akan meletakan cheesenya kembali seperti semula. Esok harinya, saat ia&lt;br /&gt;menemukannya tetap kosong, hem mulai menggerutu dan berkata dunia tidak adil&lt;br /&gt;kepadanya, dengan tetap bertahan pada spot yang lama. Hem tetap berpikir bahwa&lt;br /&gt;yang lama tetap yang terbaik.&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;Sedangkan haw, ia juga begitu shock dengan keadaan itu,&lt;br /&gt;namun tidak memiliki kekuatan untuk melangkah. Ia sudah merasa tempatnya selama&lt;br /&gt;ini sangat nyaman dan tidak memerlukan hal yang lebih. Haw merasa cukup dengan&lt;br /&gt;apa yang ia punya selama ini, dan walaupun ia cukup menyadari bahwa cheese di&lt;br /&gt;sekitarnya mulai membusuk, atau mungkin diluar sana ada lorong penuh cheese yang&lt;br /&gt;lebih banyak dari yang ada sekarang haw&lt;br /&gt;tidak terlalu mempedulikannya selama ia bisa tetap makan. Untunglah haw&lt;br /&gt;bukanlah orang yang keras kepala seperti hem. Walaupun agak terlambat&lt;br /&gt;menyadarinya, pada akhirnya haw lah yang menjadi tokoh utama dalam cerita ini&lt;br /&gt;dengan gagasan2 yang dibuatnya untuk bangkit dan keluar dari zona amannya. And&lt;br /&gt;in the end of the story, ada 3 tokoh yang tetap survive dan menikmati cheese&lt;br /&gt;baru, namun 1 tokoh pada akhirnya tidak akan pernah mendapatkan yang terbaik&lt;br /&gt;dalam hidupnya karena tidak peka dengan yang namanya perubahan.&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;Spencer Johnson sang penulis memandang keempat tokoh ini&lt;br /&gt;adalah bagian yang mungkin ada dalam diri kita, sesuatu yang mungkin adalah&lt;br /&gt;karakter kita, yang akan merespon saat terjadi suatu perubahan yang sangat&lt;br /&gt;besar dalam hidup kita. Buat saya pribadi, keempat tokoh itu bukanlah harga&lt;br /&gt;mati, dan saya rasa si penulis Spencer J juga pasti akan setuju dengan saya.&lt;br /&gt;Dalam arti mungkin kita dilahirkan dengan karakter bawaan yang mengalir dalam&lt;br /&gt;DNA kita, namun keempat tokoh itu juga merupakan wakil dari pilihan apa yang&lt;br /&gt;akan kita ambil saat menghadapi perubahan. Sesuatu yang tidak berhubungan&lt;br /&gt;dengan DNA kita, melainkan dari sikap kita untuk memperluas paradigma dan&lt;br /&gt;memandang sedikit jauh ke depan, sehingga mampu menjadi orang yang peka.&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_TtAWyr338jI/SXWyWE5FdNI/AAAAAAAAABw/lNck9CvAGSI/s1600-h/images.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 107px; height: 143px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_TtAWyr338jI/SXWyWE5FdNI/AAAAAAAAABw/lNck9CvAGSI/s400/images.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5293333029383926994" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Mau tidak mau, suka tidak suka, hidup ini akan selalu&lt;br /&gt;berubah karena ini adalah pola baku dari kehidupan. Seorang bayi yang lahir&lt;br /&gt;akan membawa suatu perubahan bagi suatu keluarga, kematian seseorang yang kita&lt;br /&gt;cintai pun adalah suatu perubahan yang sangat besar. Ini adalah siklus dasar&lt;br /&gt;kehidupan, sehingga tentu saja kita harus memiliki persiapan serta menerima&lt;br /&gt;untuk suatu perubahan yang mungkin dan pasti akan terjadi.&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;Kehilangan pekerjaan, ditinggal pacar, bangkrut,&lt;br /&gt;meninggalkan sekolah lama dan masuk lingkungan baru yang asing. Dari yang&lt;br /&gt;simple sampai yang complicated, sering kali perubahan bukan lah suatu hal yang&lt;br /&gt;menyenangkan, isn’t it?n___n&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;Namun kehidupan hampir pasti akan menghadapkan kita pada hal&lt;br /&gt;ini, dan pilihan yang mungkin akan cukup mewakili pilihan kita adalah keempat&lt;br /&gt;tokoh ini. Apakah anda akan memilih untuk tetap waspada dengan segala perubahan&lt;br /&gt;yang terjadi tanpa menjadi lengah sehingga mampu mengambil langkah cepat yang&lt;br /&gt;cukup efisien dengan segera meninggalkan gagasan lama menuju gagasan yang baru?&lt;br /&gt;Atau anda adalah orang yang sudah merasa cukup dengan apa yang anda miliki saat&lt;br /&gt;ini didalam zona aman dan mengendurkan kewaspadaan, sehingga saat perubahan&lt;br /&gt;terjadi, anda tidak cukup siap untuk menghadapinya. Mungkin pada akhirnya anda&lt;br /&gt;memang sadar ketika semuanya hampir terlambat dan menyadari bahwa zona aman&lt;br /&gt;anda sudah mulai tidak aman dan nyaman lagi saat itu, sehingga anda memutuskan&lt;br /&gt;untuk bergerak, namun saat itu anda sudah kehilangan banyak dengan apa yang&lt;br /&gt;disebut kesempatan dan waktu yang pasti tidak akan mungkin datang untuk kedua&lt;br /&gt;kalinya. Yang dapat anda lakukan hanyalah menunggu kesempatan berikutnya&lt;br /&gt;menghampiri anda. &lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;Atau….&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;Anda cukup bodoh dengan tetap bertahan dan mensugesti diri&lt;br /&gt;anda bahwa perubahan itu tidak ada, atau menurut anda tidak ada yang lebih baik&lt;br /&gt;dari pada yang lama dan bertahan pada paradigma lama anda. Ketika segala&lt;br /&gt;sesuatunya tidak berjalan sebaaimana mestinya, anda mulai memposisikan diri&lt;br /&gt;anda sebagai korban dari ketidakadilan dunia ini. Satu kata untuk anda,&lt;br /&gt;Pathetic…&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;ada quote yang bagus dari A.J Cronin, “kita sadar kalau&lt;br /&gt;kehidupan ini seringkali bukanlah jalan lurus yang mudah dilalui, namun berupa&lt;br /&gt;jalan2 sempit yang menyesakan dimana kita harus mencari jalan, tersesat, dan&lt;br /&gt;binggung. Sekarang dan sekali lagi kita sampai pada jalan tak berujung.”&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;Perubahan adalah pasti dan bukan merupakan suatu&lt;br /&gt;pilihan, yang menjadi pilihan kita adalah bagaimana cara yang akan kita pilih&lt;br /&gt;untuk menyikapinya. Suatu pilihan yang pada akhirnya akan membawa kita pada&lt;br /&gt;pilihan biner yang paling mendasar, hidup bahagia atau menderita, menang atau&lt;br /&gt;kalah, mampu bertahan atau tereliminasi. &lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;Kira2 hal inilah yang mampu saya simpulkan ketika selesai&lt;br /&gt;membaca buku ini, buku yang sangat menarik dalam penyajiannya yang&lt;br /&gt;ringan,meskipun dalam keringanannya sebagai cerita fiksi,tidak mengurangi sama&lt;br /&gt;sekali makna yang sangat besar di dalamnya, malahan menjadi ilustrasi yang&lt;br /&gt;sangat representative. Tidak heran banyak perusahaan raksasa yang menggunakan&lt;br /&gt;buku ini menjadi sumber motivator karyawan mereka. Dari apple computers, HP,&lt;br /&gt;Compaq, sampai Mercedes benz, dari Exxon, shell, sampai US army, navy and&lt;br /&gt;airforce. Yang paling menarik adalah pada bagian di akhir cerita. Penulis&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_TtAWyr338jI/SXWy5ECgBJI/AAAAAAAAAB4/RXk4rKhvRRY/s1600-h/images.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 179px; height: 134px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_TtAWyr338jI/SXWy5ECgBJI/AAAAAAAAAB4/RXk4rKhvRRY/s400/images.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5293333630450402450" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;mengakhirinya dengan kata penutup,&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;TAMAT…….&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;Ataukah sebuah awal yang baru?&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8316712997298509036-7954241524357345628?l=punyarikes.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://punyarikes.blogspot.com/feeds/7954241524357345628/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://punyarikes.blogspot.com/2009/01/who-like-cheese.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8316712997298509036/posts/default/7954241524357345628'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8316712997298509036/posts/default/7954241524357345628'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://punyarikes.blogspot.com/2009/01/who-like-cheese.html' title='who like cheese…?'/><author><name>rikes</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17972188450503775618</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_TtAWyr338jI/Scqj3WjlPDI/AAAAAAAAADg/v1PYrTGczvQ/S220/Picture+047.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_TtAWyr338jI/SXWwwPKv9MI/AAAAAAAAABQ/eZ4tXXpn_RU/s72-c/images.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8316712997298509036.post-8062869686551888325</id><published>2009-01-19T01:39:00.000-08:00</published><updated>2009-01-19T03:53:02.465-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='the story of this blog'/><title type='text'>first blog</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_TtAWyr338jI/SXRg9rvLscI/AAAAAAAAAAM/-siTMID7Mbc/s1600-h/images.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 100px; height: 122px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_TtAWyr338jI/SXRg9rvLscI/AAAAAAAAAAM/-siTMID7Mbc/s320/images.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5292962074896085442" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;suatu quote yang sangat terkenal dari seorang filsuf yang juga sangat terkenal bunyinya, "setiap orang akan menjadi seorang pujangga ketika ia jatuh cinta."&lt;br /&gt;itu kata plato...&lt;br /&gt;kalo kata saya sih, gak perlu jatuh cinta or sumting like dat buat bisa jadi seorang penulis, waktu jaman batu dan dinosaurus, hanya perlu dinding batu dan arang, gak berapa lama setelah itu papyrus yang jadi andalan para penulis jaman perjanjian lama, maju dikit lagiiiiii....., ada daun lontar yang biasa dipake waktu jaman kakek sama nenek kita dulu, lalu naik menjadi pinsil dan kertas yang bisa diproduksi massal berkat revolusi industri yang dimulai di inggris. hehehe... gak penting yah??&lt;br /&gt;n____n&lt;br /&gt;kalo jaman sekarang kita cuman perlu laptop or kompie, ditambah bantuan koneksi internet buat publikasi yang bisa kita dapetin entah dari nyuri2 waktu di kantor, langgangan sendiri, or seperti saya ini yang memanfaatkan fasilitas internet gratis di kampus :b&lt;br /&gt;lumayan lho dari pada ke warnet harus bayar, hehehehehe&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;eniwei...&lt;br /&gt;satu hal yang bisa menyatukan dan menjadi benang merah dari jaman batu sampe jaman canggih seperti sekarang ini tentang menjadi seorang penulis adalah dibutuhkan sebuah keberanian untuk mulai menulis.&lt;br /&gt;kalo soal bagus apa gak tulisan yang kita buat, menarik or membosankan, cerdas or kampungan, bahasa manusia or bahasa hewan(setidaknya ada orang yang bisa ngerti apa yang lu tulis,&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_TtAWyr338jI/SXRlWUcByqI/AAAAAAAAAAk/HlCOsxuxSSQ/s1600-h/images.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 130px; height: 98px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_TtAWyr338jI/SXRlWUcByqI/AAAAAAAAAAk/HlCOsxuxSSQ/s320/images.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5292966896184969890" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; usahakan jangan pake bahasa klingon yang cuman bisa dimengerti orang2 star trek)&lt;br /&gt;yang paling penting dari semuanya itu adalah originalitas yang kita selipin dalam setiap tulisan yang kita tulis.&lt;br /&gt;karena pada dasarnya kita dilahirkan untuk membuat setidaknya satu cerita, yaitu cerita tentang kehidupan kita sendiri, dan entah berapa banyak pemikiran2 dan argumen2 yang menghiasinya ketika hidup ini berjalan, hanya saja sedikit yang mempunyai keberanian untuk mulai menuliskannya.(lho koq malah nyambung2 ke sini? n____n)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sebenernya udah lama juga keinginan membuat blog, cuma aja sering gak ada waktu untuk menemukan ide orisinil dari seorang rikes, dan mencari kata2 yang bagus itu gak gampang!&lt;br /&gt;mungkin itu yang membuat ada orang yang bilang kalo saya gak punya bakat menulis...&lt;br /&gt;it might be, but who cares???&lt;br /&gt;hehehehe&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_TtAWyr338jI/SXRoBeQGHvI/AAAAAAAAAAs/2eRTQZ_qaew/s1600-h/images.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 115px; height: 113px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_TtAWyr338jI/SXRoBeQGHvI/AAAAAAAAAAs/2eRTQZ_qaew/s320/images.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5292969836576906994" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;seperti jargon iklan wajib belajar sembilan tahun waktu jaman orde baru dulu, dan masih sering dipakai sampe saat ini, "tidak pernah ada kata terlambat untuk belajar", tidak pernah ada kata terlambat untuk mulai menulis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;so, keep writing ...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8316712997298509036-8062869686551888325?l=punyarikes.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://punyarikes.blogspot.com/feeds/8062869686551888325/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://punyarikes.blogspot.com/2009/01/first-blog.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8316712997298509036/posts/default/8062869686551888325'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8316712997298509036/posts/default/8062869686551888325'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://punyarikes.blogspot.com/2009/01/first-blog.html' title='first blog'/><author><name>rikes</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17972188450503775618</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/_TtAWyr338jI/Scqj3WjlPDI/AAAAAAAAADg/v1PYrTGczvQ/S220/Picture+047.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_TtAWyr338jI/SXRg9rvLscI/AAAAAAAAAAM/-siTMID7Mbc/s72-c/images.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry></feed>
